Katakan datang di awal waktu yes


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pernahkah membayangkan seberapa besar manfaat bila kita datang di awal waktu dalam kegiatan apapun?? Datang on time saja di era sekarang tidak cukup akan tetapi di early timelah menjadi kebutuhan.

Banyak manfaat yang kita dapat tatkala kita datang di awal waktu. Misalnya bila pukul 07.00 masuk sekolah sebaiknya sebelum pukul 07.00 kita sudah berada di lokasi. Rapat pukul 09.00 sebaiknya hadir sebelum pukul 09.00 begitulah seterusnya. Kenapa ini penting dan apa saja return yang didapatkan??

Pertama di jalan kendaraan masih longgar tatkala bisa datang lebih awal. Bisa di bayangkan bila semua orang ingin datang on time semua akan berlomba-lomba di waktu itu di jalan yang sama. Akan tetapi bila kita bisa datang di awal waktu maka sedikit ada kelonggaran di jalanan sehingga safety lebih terjamin.

Kedua datang di awal waktu berarti ada persiapan. Persiapan ini penting untuk mengikis sifat ketergesaan. Bukankah sifat tergesa-gesa itu membuat pikiran sedikit agak krodit dan kadang banyak yang terlupakan seharusnya membawa apa yang perlu di bawa jadi lupa deh.

Ketiga datang di awal waktu pikiran dan suasana hati jadi lebih tenang. Bukankah kenyamanan itu yang ingin diraih oleh setiap manusia??Saat suasana nyaman diharapkan akan dapat meningkatkan produktifitas. Kok bisa??silahkan di coba deh datang di awal waktu rasakan manfaatnya.

Keempat datang di awal waktu melatih disiplin diri menjadi kebiasaan. Disiplin diri itu bisa dilatih dan diarahkan sampai terbentuk kebiasaan. Sesuatu yang diulang dan dilakukan secara terus menerus jadilah ke biasaan. Bukankan Habit is power??

Dan banyak manfaat lainnya yang kita rasakan saat kita bisa datang lebih awal. tunggu apalagi saatnya mulai saat ini dan seterusnya ucapkan secara lantang “selamat tinggal on time dan selamat datang early time”.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan datang di awal waktunya.

Salam menemu paling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Kemetiran kidul 15 februari 2019 pukul 06.41 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perlu


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Hari ini saya mengikuti kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Dikpora. Acara diawali dengan berdoa dan dilanjutkan sambutan dari Ibu Isti selaku Kabid. Dikmen.

Beliau mengucapkan selamat datang kepada semua yang berkenan hadir untuk mengikuti sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan di Dikpora 13 Februari 2019.

BPJS ketenagakerjaan ini sangat penting untuk memberi perlindungan kepada para siswa SMK yang melaksanakan praktek industri atau prakerin. Jaminan anak didik kita saat magang / prakerin yang sekarang ini selama 6 bulan sehingga selama 6 bulan ini anak didik kita praktek kerja di Du/Di.

Bu Isti juga menyampaikan kepada bapak ibu kepala sekolah atau yang mewakili agar menyiapkan anak kelas XII mengikuti UN di bulan Maret 2019. Mohon disiapkan sebaik mungkin baik secara akademik maupun kompetensinya sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

Beliau juga memberi arahan apakah ke depan BPJS dimungkinkan masuk di DPA untuk sekolah negeri. Atau mungkin anak membayar sendiri. Kita inginnya semua anak kita saat prakerin selamat tetapi juga butuh jaminan keselamatan kerja sehingga menjadi lebih nyaman. Akhirnya Ibu Isti berpesan agar mengikuti sosialisasi dengan baik.

Saat SMK bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan perlindungan ketenagakerjaannya.

Salam menemubaling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga

Dikpora 13 Februari 2019 pukul 09.49

Aneka “Ujian” Prasyarat Sukses


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pada semester genap ini kelas XII SMK Negeri 1 Yogyakarta akan menempuh berbagai macam ujian. Ujian ini terbagi 2 yaitu ujian teori dan ujian praktek. Ujian teori yang meliputi semua mapel diujikan pada USBN (ujian sekolah berstandar nasional). USBN diselenggarakan oleh sekolah yang sudah terakreditasi. Soalnya perpaduan 25% dari pusat dan 75% dari sekolah.

Proses pembuatan soal diawali terlebih dahulu telaah kritis indikator yang dikeluarkan dari pusat oleh mgmp setempat dibawah koordinasi Dikpora yang dalam hal ini oleh Baldikmen. MGMP setiap mapel membuat indikator-indikator yang selanjutnya di serahkan ke Baldikmen. Baldikmen menyerahkan ke MKKS untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah. Atas dasar indikator guru di sekolah sesuai dengan mapel masing-masing menyusun soal. Soal yang tersusun di telaah atau verifikasi MGMP internal sekolah. Tidak menutup kemungkinan juga verifikasi bisa dilakukan oleh MGMP antar sekolah atau Kota Yogyakarta. Soal yang telah terverifikasi digabung dengan soal yang dari pusat jadilah master soal. Master soal ini siap untuk diujikan ke semua siswa.

Begitulah proses perjalanan soal yang bisa diujikan menjadi USBN. Hasil atau nilai USBN dikirim ke pusat melalui dapodik.

Selesai USBN siswa juga mengikuti UNBK (ujian nasional Berbasis Komputer). UNBK ini sepenuhnya soal berasal dari pusat. Hasil UNBK untuk memetakan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Karena sifatnya untuk memetakan kualitas maka hasil UNBK tidak berpengaruh terhadap kelulusan siswa. Kriteria kelulusan siswa sepenuhnya di serahkan kepada sekolah melalui rapat dewan guru.

Disamping UNBK siswa mengikuti juga UKK (ujian kompetensi kejuruan). UKK ini diselenggarakan setelah UNBK untuk menguji semua mata pelajaran produktif apakah sudah atau belum kompeten. Selama belajar di SMK siswa akan diuji kompetensi kejuruaanya sehingga saat dinyatakan kompeten harapannya siswa kerja atau membuat lapangan kerja di masyarakat.

Sebelum siswa mengikuti semua ujian tersebut di atas ada juga ujian praktik. Ada praktik keagamaan, olah raga dan lain sebagainya. Wow semoga siswa kita tetap sehat dan fix sehingga bisa mengikuti serangkaian aneka macam ujian dengan baik dan sukses. Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan bisa lulus semuanya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Puspa Indah 13 Februari 2019 pukul 05.49 WIB

Bursa Kerja SMKN 1 YK


Alhamdulilah memasuki bursa kerja #9 SMKN 1 YK tahun ini akan berkolaborasi dengan SMKN 5 YK . Hal ini kami lakukan dengan berbagai pertimbangan serta hasil evaluasi pelaksanan bursa kerja SMKN 1 YK yang sudah melaksanakan sejak tahun 2011 . Dan hasil rapat awal tim Humas dengan BKK mencoba untuk move on pelaksanan bursa kerja #9 di luar sekolah yaitu di Grand Inna Malioboro. Karena biayanya besar maka kami mengajak SMKN 5 YK untuk berkolaborasi dan gayung bersambut , dan kami mulai berkoordinasi dan atas dorongan dari bapak Kepala Sekolah Elyas, S.Pd., M.Eng. pelaksanaan Bursa Kerja #9 SMKN 1 YK dan Bursa Kerja yang ke 3 SMKN 5 YK akan dilaksanakan di GRAND INNA MALIOBORO  yang pelaksanaannya tanggal 20-21 April 2019 dengan berbagai tema yang akan kita angkat namun semuanya adalah untuk memberikan wawasan ,pengalaman dan peluang bagi anak-anak didik kita khususnya, alumni dan masyarakat DIY di Dunia kerja dan Dunia Industri

 

Senyum Ceria di Dolandeso


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Suasana pedesaan itu benar-benar terasa di Dolandesa. Sesuai dengan namanya “Dolandesa” bermain ke desa seakan terasa di “Surga”. Betapa tidak pemandangan hijau bertebaran di mana-mana, suara gemericik air bak irama lagu tiada henti.

Pagi itu pukul 08.00 anak-anak kami kelas X Skaoneta tiba di DolanDesa. Mereka datang langsung berkumpul di pendopo. Di Pendopo inilah acara segera dimulai. Saya berkesempatan untuk membuka acara Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ini. Seperti biasa setelah salam langsung ucapan jiwa korsa Skaoneta. Saya bilang SMK siswa langsung menjawab Bisa! SMK 1…luar biasa dan SMK Negeri 1… Berkualitas, Berkarakter, Berakhlak dan Berbudaya (Ber4). Suasana itu benar – benar bergembira siap untuk menanti instruksi selanjutnya.

selesai dilaksanakan acara pembukaan di pendopo siswa langsung menuju ke lapangan untuk membuat lingkaran besar. Di sinilah para instruktur mulai membuat acara yang sangat meriah. Dari materi yang sederhana sampai sedikit kompleks. Aneka tepuk tersaji dengan dengan baik untuk melatih konsentrasi dan kekompakan siswa. Bila ada salah satu atau beberapa siswa yang salah mengikuti instruksi maka terkena coretan di wajahnya. Nah suasana ini semakin lama semakin heboh dan endingnya adalah membuat kelompok-kelompok kecil yang masing-masing mempunyai satu pemimpin.

Masing-masing kelompok yang teebentuk ini dipandu oleh instruktur dengan berbagai permainan yang intinya adalah bagaimana melatih kekompakan satu dengan yang lain. Buang rasa egois mu satukan jiwa satukan raga untuk menuju sukses bersama. Sukses bersama yes bahagia bersama perlu. Ya jiwa inilah yang selalu ditanamkan pada masing-masing kelompok dibingkai juga dengan kompetensi antar kelompok. Nah “persaingan” antar kelompok pun tidak bisa dihindarkan. Adu strategi satu dengan yang lain untuk menjadi yang terbaik. hanya mereka yang kompak dan serius serta konsentrasilah yang akhirnya menjadi yang terbaik.

Selesai bermain di arena kering para siswa diajak untuk bermain di arena basah. Ini juga tidak kalah menantangnya. Mereka bermain air…dan ada uji nyali …bermain air di arus yang cukup deras. Hanya mereka yang memiliki mental bajalah yang bisa menaklukkan ini. Mau bukti …datang deh ke sini dijamin fresh kembali dan tidak terlupakan sepanjang masa.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan jiwa korsanya.

Puspa Indah 10 Februari 2019 pukul 04.12 WIB

PPK di Dolandeso Boro


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pagi hari ini Sabtu 9 Februari 2019 kelas X SMK Negeri 1 Yogyakarta akan mengikuti Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Dolandeso Boro. Tujuannya untuk memberikan bekal kepada kelas 10 agar memiliki “jiwa korsa” dan rasa tanggung jawab serta membangkitkan motif prestasi yang tinggi.

Acaranya dikemas dengan outbound bersama dengan aneka pilihan permainan. Bergembira bersama sambil menghargai sesama serta menjaga kekompakan tim (kolaborasi). Aneka permainan juga membangkitkan rasa ingin tahu siswa untuk menunjang kreativitasnya.

Kegiatan PPK ini terdiri dari kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL) 2 rombel, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 2 rombel serta Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) juga 2 rombel sehingga total 6 rombel akan diberangkatkan dari SMK Negeri 1 Yogyakarta pukul 7.00 WIB. Semua siswa juga akan didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru karyawan kurang sebanyak 20. Mereka akan bersama-sama menuju ke Dolandeso dengan mengendarai Bus.

Semoga acara pagi hari ini sampai sore nanti bisa berjalan dengan baik dan sukses. Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan penguatan pendidikan karakternya.

Puspa Indah 9 Februari 2019 pukul 03.58 WIB

Habit is Power


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Salah satu tugas guru disamping mengajar adalah mendidik. Fungsi mendidik inilah yang melekat pada guru sehingga sampai saat ini tidak tergantikan dengan yang lain. Mendidik berarti menanamkan sifat – sifat positif kepada anak didik sebagai bekal hidup di masa kini dan yang akan datang.

Sifat-sifat positif itu ditanamkan secara terus menerus tiada henti sampai menjadi pembiasaan mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satu contohnya bagaimana seorang guru menanamkan tanggung jawab kepada semua peserta didiknya. Cukup dua kata tangung jawab berarti semua tindakan siswa harus bisa dipertanggungjawabkan secara terukur dan tepat. Semua perilaku yang dilakukan oleh siswa mengandung konsekuensi. Dengan kata lain ada hukum sebab akibat, siapa yang berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Proses yang demikian agar rasa tanggung jawab itu terpatri kepada siswa ditanamkan secara terus menerus sampai menjadi kebiasaan. Kebiasaan adalah kekuatan habit is power.

Kebiasaan sederhana bila dilakukan secara kontinu akan menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat. Misalnya saat guru berada dikelas sebaiknya tidak langsung memberi materi pelajaran akan tetapi terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi kelas yang ada. Andai situasi kelas itu terlihat masih kurang bersih masih ada sampah berserakan di mana-mana maka sebaiknya semua siswa digerakkan untuk membersihkan ruang kelas terlebih dahulu baru mulai kegiatan belajar mengajar. Lebih baik berkorban waktu untuk membersihkan kelas terlebih dahulu daripada langsung melaksanakan KBM dengan kondisi kelas yang kurang bersih. Bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman??

SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan budi pekertinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga
Puspa Indah 6 Februari 2019 pukul 04.02 WIB

“Sejarah Tercipta” Pengibaran Bendera di Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sejarah baru telah tercipta di Skaoneta. Sejarah itu berupa pengibaran Bendera Merah Putih di Aula Skaoneta saat prosesi upacara bendera berlangsung.

Hatiku sempat gemetar dan merasa was-was menyaksikan petugas upacara terutama petugas yang membawakan Bendera Merah Putih untuk di kibarkan saat pertama kali setelah sekian tahun lamanya upacara bendera tanpa pengibaran bendera. Alhamdulillahirobbilalamin rasa was-was dan gemetar itu akhirnya sirna sudah saat menyaksikan dengan mata kepala sendiri Bendera Merah Putih dapat dikibarkan oleh petugas upacara dengan sempurna. Bendera telah siap kata petugas upacara disambut dengan kepada bendera merah putih hormat grak oleh pemimpin upacara.

Semua yang hadir hormat kepada bendera sambil diiringi lagu Indonesia Raya oleh paduan suara. Bendera itu perlahan pasti naik ke atas tiyang bendera. Suasana itu benar-benar syahdu dan sangat bersejarah akhirnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa mewujudkan mimpi mengibarkan bendera oleh petugas upacara dengan sempurna. Tidak berlebihan bila tanggal 4 Februari 2019 dijadikan hari untuk di kenang sebagai Hari Pengibaran Bendera Merah Putih di Skaoneta.

Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih pada tim manajemen sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya terutama membuat tiang bendera sehingga bisa dipakai oleh petugas upacara dengan sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku yang sangat saya banggakan engkaulah pewaris Negeri tercinta ini. Hiasi Skaoneta dengan menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang green, clean, healty, literad and religius.

Saya bangga bisa menjadi bagian dari SMK Negeri 1 Yogyakarta di peranku yang berbeda. Saya bangga dengan kekompakan guru dan karyawan mengabdi bersama untuk memajukan anak bangsa. Saya bangga dengan para siswa yang telah dengan tertib dan khitmad mengikuti upacara bendera.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan juga ketertiban dan kedisiplinan serta prestasinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Puspa Indah 5 Februari 2019 pukul 03.42 WIB

Gerbatari SMKN 1 Yogyakarta


Dengan warna-warni di SMKN 1 Yogyakarta akan lebih tercipta keeratan dan kebersamaan membangun SMKN 1 Yogyakarta ke gerbang yang lebih maju lagi dengan terwujudnya insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya.