Semua Jadi Guru


 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter,  berakhlak dan berbudaya

Siapa sih yang tidak mengenal guru?? Pasti semua orang pernah berhubungan dengan guru, apakah guru informal maupun formal.

 

Guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru (Jawa). Setiap perkataannya mengandung makna  untuk kebaikan anak didiknya. Begitu juga seorang guru harus memberi keteladanan yang baik kepada semua yang dekat dengannya apakah itu masyarakat, keluarga maupun anak didiknya.

 

 

 

Ya keteladanan itu sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Tidak cukup kata-kata verbal tetapi membutuhkan contoh nyata. Bahkan kalau kita tengok lebih jauh metode keteladanan inilah yang sangat penting dibandingkan dengan metode-metode yang lain. Jangan sampai guru mendapat sebutan jarkoni (iso ujar ora iso nglakoni) hanya bisa berkata tetapi tidak bisa menjalankan apa yang dikatakan. Guru model seperti ini dipastikan tidak mendapat tempat dihati peserta didik.

 

Perkataan guru bisa diibaratkan ‘Sabdo pendita  ratu”. Apa yang menjadi kehendak / perkataan menjadi kenyataan. Tentu guru yang semacam ini membutuhkan proses yang cukup panjang tidak bisa instan tetapi harus dilatih secara terus-menerus. menjaga integritas diri secara berkesinambungan, tidak cacat moral, dan dekat dengan yang maha kuasa.

 

 

 

 

Guru di zaman now disamping pintar dan cerdas harus memiliki kemampuan teknologi / IT. IT untuk menunjang keberhasilan dalam mentransfer ilmu kepada anak didiknya. Di samping itu guru harus juga  mempunyai integritas yang tinggi berpihak pada nilai-nilai kebenaran. Bila kedua kompetensi tersebut   dikuasai oleh guru maka mengajar akan lebih mudah, mendidik juga demikian tidak kalah mudahnya.

Continue reading

Pojok Tanaman Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Semangat pagi…
Seperti biasa saya datang di SMK Negeri 1 Yogyakarta sebelum jam 7.00, presensi terlebih dahulu dengan menggunakan e-prima, aplikasi presensi online yang dikeluarkan oleh BKD DIY. Setelah presensi, saya keliling lingkungan menikmati indahnya tanaman yang ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta, sebut saja pojok tanaman. Mengapa disebut pojok tanaman, ikuti penjelasan di bawah ini.

 

 

Guys .. sekolah kami ada di perkotaan kurang lebih 100 m dari Malioboro, icon kota Jogjakarta. Samping kanan samping kiri depan dan belakang diapit oleh perkampungan Sutodirjan, practice sekolah kami berada di tengah-tengah kampung. Keberadaan di tengah-tengah kampung inilah sekolah harus memiliki kreativitas supaya tetap memperoleh udara segar. Kreativitas itu berupa pojok tanaman.

 

 

Hampir semua sudut ruang yang ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta diberi tanaman hias beserta potnya. Aneka macam tanaman hias itu menambah keasrian dan kenyamanan siapapun yang berkunjung ke SMK Negeri 1 Yogyakarta. Apalagi para penghuninya guru, karyawan serta siswa bisa menikmati tanaman-tanaman tersebut setiap saat, setiap waktu. Keberadaan guru dan karyawan serta siswa di sekolah hampir setiap hari mulai jam 7.00 s.d 15.30 di saat normal membutuhkan oksigen yang cukup. Salah satu kebutuhan oksigen agar udaranya segar diperlukan aneka macam tanaman. selain berfungsi sebagai penyuplai oksigen yang sehat tanaman juga bisa dipakai untuk keindahan.

Continue reading

Pilarku Pesonaku


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Hiasan itu menempel di dekat pilar sekolah. Besi yang dirangkai sedemikian rupa menjadi sesuatu yang cantik buat tempat tanaman hias. Besi-besi itu sudah berdekatan dengan pilar yang ada di sekolah. Hebatnya besi-besi itu dibuat oleh salah satu karyawan yang ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Meskipun sekolah ini bukan sekolah teknik, berkat keterampilan dari Mas Walijo tempat rak bunga itu bisa diproduksi sendiri.

 

 

Rak bunga yang sudah jadi itu kemudian dikasih tanaman hias ditempatkan di setiap dekat pilar sekolah. Hasilnya ternyata sangat bagus, indah dan sedap dipandang oleh mata.

 

Guys.. keindahan itu bisa diciptakan dan dikreasikan. Perpaduan antara pilar sekolah yang di sampingnya diletakkan rak bunga menjadi daya pesona tersendiri. Tanaman hias nan cantik rupawan, dikasih pot warna putih yang elegan turut memperindah suasana lingkungan sekitar.

Continue reading

Sehat di Skaoneta


 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Selama sepekan sekali setiap hari Jumat di SMK Negeri 1 Yogyakarta di pagi hari dilaksanakan Senam Sehat Bersama (SSB). SSB ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, Khusus di masa pandemi ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sedangkan semua siswa melaksanakan olahraga di rumahnya masing-masing.

 

Satu hal yang dikangenin setelah Senam adalah makan Snack bersama. Semua snack ini berasal dari guru dan karyawan yang membawa dari rumahnya masing-masing. Ya semacam kado silang setiap Jumat pagi banyak menu snack yang dihidangkan di SMK Negeri 1 Yogyakarta.

 

 

Menu pagi hari ini ada roti, ketela, mi goreng dll. Jadi di setiap hari Jumat sehatnya dapat makanannya juga dapat sehingga menambah keakraban antara satu dengan yang lain . Di setiap Jumat selalu dinanti oleh semua warga untuk bersama-sama senam bersama, makan bersama, dan bahagia bersama.

 

Itulah guys pengalamanku di SMK Negeri 1 Yogyakarta dari masuk sampai dengan sekarang. Tepatnya saya masuk mulai Januari 2019 dan sampai sekarang, mudah-mudahan bisa bertahan lama di sekolah ini sehingga kebersamaan itu selalu ada untuk selalu menjaga kesehatan dan kebermaknaan.

 

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.

 

Yogyakarta 13 November 2020 pukul 8.35 WIB.

Rutinitas Selapan Sekali


 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

Hari ini adalah hari Kamis Pahing. Seperti biasa setiap hari Kamis Paing seluruh pegawai yang ada di Yogyakarta mengenakan pakaian tradisional Jawa gagrak Yogyakarta, termasuk juga SMK Negeri 1 Yogyakarta.

 

Setiap 35 hari sekali (Selapan) dipastikan di kota Jogjakarta semua pegawainya mengenakan pakaian tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh pegawai yang ada di kota Yogyakarta ini sangat peduli akan budaya. Khusus di lingkungan sekolah para siswa ketika masuk juga mengenakan pakaian seperti ini. Hal ini kita kenalkan sedini mungkin kepada seluruh siswa agar selalu nguri-nguri budaya Jawa salah satunya berupa pakaian.

 

Pakaian dengan ciri khas yang terdiri dari jarik, baju, blangkon dan keris bagi yang laki-laki ini menunjukkan betapa orang Jawa memiliki peradaban yang sangat tinggi. Pakaian ini sudah ada ratusan tahun yang lalu dan selalu dipelihara dari generasi ke generasi.

 

Semoga dengan mengenakan pakaian ini meski setiap 35 hari sekali mengingatkan kembali kepada generasi muda bahwa kita sebagai orang Jawa bangga dengan akan tradisi yang baik. Cara inilah yang ditempuh oleh kita bersama untuk melestarikan budaya kita agar tetap terkenang sepanjang masa.

 

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.

 

Yogyakarta 12 November 2020 pukul 7.48 WIB.

“Berucap jadi nyata”


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Siapakah yang besok ingin jadi guru?? tanya pak Suwandi kepada murid-muridnya kelas 6 SD Negeri 3 Tubanan, Bangsri, Jepara. Spontan saja itu saya langsung tunjuk jari saya Pak??jawabku.

Itulah awal jawaban menjadi nyata setelah melampaui sekian puluh tahun yang lalu, berkat pertanyaan dari salah satu guruku yang bersahaja. Kalau tidak salah Pak Wandi aslinya dari Klaten kemudian merantau ke tanah kelahiranku menjadi seorang guru di sana. Beliau pembawaannya sangat kalem, suaranya tegas, dan tentu menjadi idola bagi semua siswa termasuk saya.

Dalam keseharian guruku ini sangat sederhana, murah senyum dan baik hati. Beliaulah yang menyemangati saya untuk belajar dan belajar dalam meraih cita-cita. Pertanyaan singkat itu tidak terlupakan sampai sekarang dan ternyata jawaban singkatku menjadi kenyataan.

Selepas dari SD Negeri 3 Tubanan, saya melanjutkan ke SMP Muhammadiyah Bangsri lulus Tahun 1984. Lulus dari SMP Muhammadiyah Bangsri saya langsung melanjutkan ke Sekolah Pendidikan Guru (SPG) di Kudus. Sebagaimana cita-cita aku kepingin jadi guru, maka sekolah yang saya pilih pun sekolah pendidikan guru meskipun pada saat itu juga saya diterima di SMA, tetapi karena sudah jatuh cinta kepada guru maka saya pilihlah SPG. Saya lulus SPG tahun 1987, pengennya sih kuliah di IKIP Semarang waktu itu mengambil program studi bahasa Jawa. Ternyata ikut tes Sipenmaru ndak di terima, jadilah saya di rumah sambil menjadi GTT di SD N 5 Tubanan.

Continue reading

Sudut Keindahan Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Salah satu daya pikat SMK Negeri 1 Yogyakarta adalah lingkungannya cukup asri. Keasrian itu ditandai dengan hampir setiap sudut ruangan ataupun pilar ada pot beserta tanamannya. Aneka tanaman menghiasi sudut-sudut ataupun pilar yang ada ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta.

 

 

 

 

Tanaman-tanaman tersebut seakan menyapa semua pengunjungnya nya baik di pagi, siang ataupun sore hari. Terlebih suasana pagi hari saat udara masih sangat sejuk masuk di lingkungan SMK Negeri 1 Yogyakarta ‘terasa di Surga”. Kita akan disambut dengan gemercik air yang berada di bagian kanan pintu gerbang utama. Saat memasuki lingkungan dalam pun kita disambut dengan air pancuran yang di atasnya ada tulisan SMK Negeri 1 Yogyakarta, yang di atasnya juga ada pesan “pelajar Jogja bersahabat, prestasi tinggi jujur pasti, perpustakaan terakreditasi.

Continue reading

Impian 4 Tahunan Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Ada 8 poin tujuan pendidikan di SMK Negeri 1 Yogyakarta, yaitu:

1. Tersusunnya struktur organisasi melalui analisa tugas yang proporsional
2. Mewujudkan sekolah berbasis budaya dan lingkungan
3. menyiapkan peserta didik yang kompeten, profesional dan berkarakter
4. Meningkatkan profesionalisme PTK
5. Menyelenggarakan pembelajaran berbasis industri
6. Mewujudkan KBM yang efektif dan menyenangkan berbasis TIK.
7. Meningkatkan kerjasama dengan IDUKA yang relevan
8. Melaksanakan kegiatan sekolah berdasarkan nilai-nilai karakter budaya bangsa.

 

 

Kedelapan tujuan tersebut akan diwujudkan oleh SMK Negeri 1 Yogyakarta selama kurun waktu kurang lebih 4 tahun. Selama 4 tahun Tim Manajemen Sekolah dibantu oleh seluruh warga SMK Negeri 1 Yogyakarta beserta rekanan yang lain akan fokus merealisasikan kedelapan tujuan itu satu persatu. Kedelapan tujuan itu merupakan penjabaran dari visi dan misi yang telah disepakati bersama oleh keluarga besar SMK Negeri 1 Yogyakarta.

 

 

Untuk mempercepat pencapaian tujuan tim manajemen sekolah memiliki manajemen mutu “HEBAT”. Slogan TMS HEBAT singkatan dari :

Continue reading

Angga Maju Terus


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Alhamdulillahirobbilalamin mas Angga siswa SMK Negeri 1 Yogyakarta lolos tahap 1 mengikuti lomba keterampilan siswa bidang marketing. Semoga nanti juga lolos di tahap – tahap berikutnya dan akhirnya bisa menjadi yang terbaik.

 

 

Mas Angga ini siswa yang memiliki prestasi baik dibidang organisasi maupun akademik. Dia juga pernah menjadi ketua OSIS SMK Negeri 1 Yogyakarta. Baginya berlatih berorganisasi di sekolah dapat menumbuhkan mental keberanian dan tanggung jawab. Dari sini dia banyak belajar bagaimana mengelola organisasi OSIS dengan baik dan mendapatkan banyak teman. Modal mental yang baik inilah yang menjadikan mas Angga lebih percaya diri.

 

 

Berkat bimbingan dan didikan dari bapak ibu guru mulai dari ketua kompetensi keahlian Ibu Tere, guru pendamping Bu Puji dan Bu Ningsih serta konsultan IT nya pak Kris dan Pak Ikham dan teman-teman sejawatnya mas Angga bisa melaju lomba keterampilan siswa bidang marketing dengan baik.

 

Continue reading

Reborn “SPMI”


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Pada hari ini 1 Oktober 2020 di SMK Negeri 1 Yogyakarta akan dilaksanakan apel peringatan Hari kesaktian Pancasila. Kegiatan apel ini akan diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sedangkan semua siswa masih belajar di rumahnya masing-masing. Apel dilaksanakan di aula SMK Negeri 1 Yogyakarta. Sebagai petugasnya adalah guru-guru muda dan karyawan. Mereka telah menyiapkan diri dengan berlatih menjadi petugas apel. Semoga kegiatan pagi ini bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada halangan suatu apapun.

 

 

Setelah apel pagi di SMK Negeri 1 Yogyakarta dilanjutkan dengan kegiatan “pencanangan kembali SPMI” di ruang AVA. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan, pengurus komite dan juga pengawas pembina.

 

 

Acara yang utama adalah penandatanganan komitmen bersama untuk melaksanakan SPMI secara keseluruhan dalam proses pengelolaan di SMK Negeri 1 Yogyakarta. SPMI yang terdiri dari manual mutu, SOP dan IK ini akan menjadi pedoman dan arahan dalam melaksanakan semua kegiatan yang ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Dengan pencanangan kembali SPMI di SMK Negeri 1 Yogyakarta, diharapkan seluruh civitas akademika SMK Negeri 1 Yogyakarta dalam melaksanakan kegiatan lebih terarah dan terprogram dan menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi. Semua itu bisa tercapai berkat kerjasama semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan SMK Negeri 1 Yogyakarta. Semoga kedepan SMK Negeri 1 Yogyakarta tambah lebih maju dan sukses untuk mewujudkan visinya menjadi insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya.

 

Continue reading