Katakan datang di awal waktu yes


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pernahkah membayangkan seberapa besar manfaat bila kita datang di awal waktu dalam kegiatan apapun?? Datang on time saja di era sekarang tidak cukup akan tetapi di early timelah menjadi kebutuhan.

Banyak manfaat yang kita dapat tatkala kita datang di awal waktu. Misalnya bila pukul 07.00 masuk sekolah sebaiknya sebelum pukul 07.00 kita sudah berada di lokasi. Rapat pukul 09.00 sebaiknya hadir sebelum pukul 09.00 begitulah seterusnya. Kenapa ini penting dan apa saja return yang didapatkan??

Pertama di jalan kendaraan masih longgar tatkala bisa datang lebih awal. Bisa di bayangkan bila semua orang ingin datang on time semua akan berlomba-lomba di waktu itu di jalan yang sama. Akan tetapi bila kita bisa datang di awal waktu maka sedikit ada kelonggaran di jalanan sehingga safety lebih terjamin.

Kedua datang di awal waktu berarti ada persiapan. Persiapan ini penting untuk mengikis sifat ketergesaan. Bukankah sifat tergesa-gesa itu membuat pikiran sedikit agak krodit dan kadang banyak yang terlupakan seharusnya membawa apa yang perlu di bawa jadi lupa deh.

Ketiga datang di awal waktu pikiran dan suasana hati jadi lebih tenang. Bukankah kenyamanan itu yang ingin diraih oleh setiap manusia??Saat suasana nyaman diharapkan akan dapat meningkatkan produktifitas. Kok bisa??silahkan di coba deh datang di awal waktu rasakan manfaatnya.

Keempat datang di awal waktu melatih disiplin diri menjadi kebiasaan. Disiplin diri itu bisa dilatih dan diarahkan sampai terbentuk kebiasaan. Sesuatu yang diulang dan dilakukan secara terus menerus jadilah ke biasaan. Bukankan Habit is power??

Dan banyak manfaat lainnya yang kita rasakan saat kita bisa datang lebih awal. tunggu apalagi saatnya mulai saat ini dan seterusnya ucapkan secara lantang “selamat tinggal on time dan selamat datang early time”.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan datang di awal waktunya.

Salam menemu paling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Kemetiran kidul 15 februari 2019 pukul 06.41 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perlu


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Hari ini saya mengikuti kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Dikpora. Acara diawali dengan berdoa dan dilanjutkan sambutan dari Ibu Isti selaku Kabid. Dikmen.

Beliau mengucapkan selamat datang kepada semua yang berkenan hadir untuk mengikuti sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan di Dikpora 13 Februari 2019.

BPJS ketenagakerjaan ini sangat penting untuk memberi perlindungan kepada para siswa SMK yang melaksanakan praktek industri atau prakerin. Jaminan anak didik kita saat magang / prakerin yang sekarang ini selama 6 bulan sehingga selama 6 bulan ini anak didik kita praktek kerja di Du/Di.

Bu Isti juga menyampaikan kepada bapak ibu kepala sekolah atau yang mewakili agar menyiapkan anak kelas XII mengikuti UN di bulan Maret 2019. Mohon disiapkan sebaik mungkin baik secara akademik maupun kompetensinya sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

Beliau juga memberi arahan apakah ke depan BPJS dimungkinkan masuk di DPA untuk sekolah negeri. Atau mungkin anak membayar sendiri. Kita inginnya semua anak kita saat prakerin selamat tetapi juga butuh jaminan keselamatan kerja sehingga menjadi lebih nyaman. Akhirnya Ibu Isti berpesan agar mengikuti sosialisasi dengan baik.

Saat SMK bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan perlindungan ketenagakerjaannya.

Salam menemubaling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga

Dikpora 13 Februari 2019 pukul 09.49

Aneka “Ujian” Prasyarat Sukses


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pada semester genap ini kelas XII SMK Negeri 1 Yogyakarta akan menempuh berbagai macam ujian. Ujian ini terbagi 2 yaitu ujian teori dan ujian praktek. Ujian teori yang meliputi semua mapel diujikan pada USBN (ujian sekolah berstandar nasional). USBN diselenggarakan oleh sekolah yang sudah terakreditasi. Soalnya perpaduan 25% dari pusat dan 75% dari sekolah.

Proses pembuatan soal diawali terlebih dahulu telaah kritis indikator yang dikeluarkan dari pusat oleh mgmp setempat dibawah koordinasi Dikpora yang dalam hal ini oleh Baldikmen. MGMP setiap mapel membuat indikator-indikator yang selanjutnya di serahkan ke Baldikmen. Baldikmen menyerahkan ke MKKS untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah. Atas dasar indikator guru di sekolah sesuai dengan mapel masing-masing menyusun soal. Soal yang tersusun di telaah atau verifikasi MGMP internal sekolah. Tidak menutup kemungkinan juga verifikasi bisa dilakukan oleh MGMP antar sekolah atau Kota Yogyakarta. Soal yang telah terverifikasi digabung dengan soal yang dari pusat jadilah master soal. Master soal ini siap untuk diujikan ke semua siswa.

Begitulah proses perjalanan soal yang bisa diujikan menjadi USBN. Hasil atau nilai USBN dikirim ke pusat melalui dapodik.

Selesai USBN siswa juga mengikuti UNBK (ujian nasional Berbasis Komputer). UNBK ini sepenuhnya soal berasal dari pusat. Hasil UNBK untuk memetakan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Karena sifatnya untuk memetakan kualitas maka hasil UNBK tidak berpengaruh terhadap kelulusan siswa. Kriteria kelulusan siswa sepenuhnya di serahkan kepada sekolah melalui rapat dewan guru.

Disamping UNBK siswa mengikuti juga UKK (ujian kompetensi kejuruan). UKK ini diselenggarakan setelah UNBK untuk menguji semua mata pelajaran produktif apakah sudah atau belum kompeten. Selama belajar di SMK siswa akan diuji kompetensi kejuruaanya sehingga saat dinyatakan kompeten harapannya siswa kerja atau membuat lapangan kerja di masyarakat.

Sebelum siswa mengikuti semua ujian tersebut di atas ada juga ujian praktik. Ada praktik keagamaan, olah raga dan lain sebagainya. Wow semoga siswa kita tetap sehat dan fix sehingga bisa mengikuti serangkaian aneka macam ujian dengan baik dan sukses. Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan bisa lulus semuanya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Puspa Indah 13 Februari 2019 pukul 05.49 WIB

Senyum Ceria di Dolandeso


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Suasana pedesaan itu benar-benar terasa di Dolandesa. Sesuai dengan namanya “Dolandesa” bermain ke desa seakan terasa di “Surga”. Betapa tidak pemandangan hijau bertebaran di mana-mana, suara gemericik air bak irama lagu tiada henti.

Pagi itu pukul 08.00 anak-anak kami kelas X Skaoneta tiba di DolanDesa. Mereka datang langsung berkumpul di pendopo. Di Pendopo inilah acara segera dimulai. Saya berkesempatan untuk membuka acara Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ini. Seperti biasa setelah salam langsung ucapan jiwa korsa Skaoneta. Saya bilang SMK siswa langsung menjawab Bisa! SMK 1…luar biasa dan SMK Negeri 1… Berkualitas, Berkarakter, Berakhlak dan Berbudaya (Ber4). Suasana itu benar – benar bergembira siap untuk menanti instruksi selanjutnya.

selesai dilaksanakan acara pembukaan di pendopo siswa langsung menuju ke lapangan untuk membuat lingkaran besar. Di sinilah para instruktur mulai membuat acara yang sangat meriah. Dari materi yang sederhana sampai sedikit kompleks. Aneka tepuk tersaji dengan dengan baik untuk melatih konsentrasi dan kekompakan siswa. Bila ada salah satu atau beberapa siswa yang salah mengikuti instruksi maka terkena coretan di wajahnya. Nah suasana ini semakin lama semakin heboh dan endingnya adalah membuat kelompok-kelompok kecil yang masing-masing mempunyai satu pemimpin.

Masing-masing kelompok yang teebentuk ini dipandu oleh instruktur dengan berbagai permainan yang intinya adalah bagaimana melatih kekompakan satu dengan yang lain. Buang rasa egois mu satukan jiwa satukan raga untuk menuju sukses bersama. Sukses bersama yes bahagia bersama perlu. Ya jiwa inilah yang selalu ditanamkan pada masing-masing kelompok dibingkai juga dengan kompetensi antar kelompok. Nah “persaingan” antar kelompok pun tidak bisa dihindarkan. Adu strategi satu dengan yang lain untuk menjadi yang terbaik. hanya mereka yang kompak dan serius serta konsentrasilah yang akhirnya menjadi yang terbaik.

Selesai bermain di arena kering para siswa diajak untuk bermain di arena basah. Ini juga tidak kalah menantangnya. Mereka bermain air…dan ada uji nyali …bermain air di arus yang cukup deras. Hanya mereka yang memiliki mental bajalah yang bisa menaklukkan ini. Mau bukti …datang deh ke sini dijamin fresh kembali dan tidak terlupakan sepanjang masa.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan jiwa korsanya.

Puspa Indah 10 Februari 2019 pukul 04.12 WIB

PPK di Dolandeso Boro


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pagi hari ini Sabtu 9 Februari 2019 kelas X SMK Negeri 1 Yogyakarta akan mengikuti Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Dolandeso Boro. Tujuannya untuk memberikan bekal kepada kelas 10 agar memiliki “jiwa korsa” dan rasa tanggung jawab serta membangkitkan motif prestasi yang tinggi.

Acaranya dikemas dengan outbound bersama dengan aneka pilihan permainan. Bergembira bersama sambil menghargai sesama serta menjaga kekompakan tim (kolaborasi). Aneka permainan juga membangkitkan rasa ingin tahu siswa untuk menunjang kreativitasnya.

Kegiatan PPK ini terdiri dari kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL) 2 rombel, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 2 rombel serta Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) juga 2 rombel sehingga total 6 rombel akan diberangkatkan dari SMK Negeri 1 Yogyakarta pukul 7.00 WIB. Semua siswa juga akan didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru karyawan kurang sebanyak 20. Mereka akan bersama-sama menuju ke Dolandeso dengan mengendarai Bus.

Semoga acara pagi hari ini sampai sore nanti bisa berjalan dengan baik dan sukses. Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan penguatan pendidikan karakternya.

Puspa Indah 9 Februari 2019 pukul 03.58 WIB

Habit is Power


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Salah satu tugas guru disamping mengajar adalah mendidik. Fungsi mendidik inilah yang melekat pada guru sehingga sampai saat ini tidak tergantikan dengan yang lain. Mendidik berarti menanamkan sifat – sifat positif kepada anak didik sebagai bekal hidup di masa kini dan yang akan datang.

Sifat-sifat positif itu ditanamkan secara terus menerus tiada henti sampai menjadi pembiasaan mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satu contohnya bagaimana seorang guru menanamkan tanggung jawab kepada semua peserta didiknya. Cukup dua kata tangung jawab berarti semua tindakan siswa harus bisa dipertanggungjawabkan secara terukur dan tepat. Semua perilaku yang dilakukan oleh siswa mengandung konsekuensi. Dengan kata lain ada hukum sebab akibat, siapa yang berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Proses yang demikian agar rasa tanggung jawab itu terpatri kepada siswa ditanamkan secara terus menerus sampai menjadi kebiasaan. Kebiasaan adalah kekuatan habit is power.

Kebiasaan sederhana bila dilakukan secara kontinu akan menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat. Misalnya saat guru berada dikelas sebaiknya tidak langsung memberi materi pelajaran akan tetapi terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi kelas yang ada. Andai situasi kelas itu terlihat masih kurang bersih masih ada sampah berserakan di mana-mana maka sebaiknya semua siswa digerakkan untuk membersihkan ruang kelas terlebih dahulu baru mulai kegiatan belajar mengajar. Lebih baik berkorban waktu untuk membersihkan kelas terlebih dahulu daripada langsung melaksanakan KBM dengan kondisi kelas yang kurang bersih. Bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman??

SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan budi pekertinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga
Puspa Indah 6 Februari 2019 pukul 04.02 WIB

“Sejarah Tercipta” Pengibaran Bendera di Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sejarah baru telah tercipta di Skaoneta. Sejarah itu berupa pengibaran Bendera Merah Putih di Aula Skaoneta saat prosesi upacara bendera berlangsung.

Hatiku sempat gemetar dan merasa was-was menyaksikan petugas upacara terutama petugas yang membawakan Bendera Merah Putih untuk di kibarkan saat pertama kali setelah sekian tahun lamanya upacara bendera tanpa pengibaran bendera. Alhamdulillahirobbilalamin rasa was-was dan gemetar itu akhirnya sirna sudah saat menyaksikan dengan mata kepala sendiri Bendera Merah Putih dapat dikibarkan oleh petugas upacara dengan sempurna. Bendera telah siap kata petugas upacara disambut dengan kepada bendera merah putih hormat grak oleh pemimpin upacara.

Semua yang hadir hormat kepada bendera sambil diiringi lagu Indonesia Raya oleh paduan suara. Bendera itu perlahan pasti naik ke atas tiyang bendera. Suasana itu benar-benar syahdu dan sangat bersejarah akhirnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa mewujudkan mimpi mengibarkan bendera oleh petugas upacara dengan sempurna. Tidak berlebihan bila tanggal 4 Februari 2019 dijadikan hari untuk di kenang sebagai Hari Pengibaran Bendera Merah Putih di Skaoneta.

Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih pada tim manajemen sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya terutama membuat tiang bendera sehingga bisa dipakai oleh petugas upacara dengan sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku yang sangat saya banggakan engkaulah pewaris Negeri tercinta ini. Hiasi Skaoneta dengan menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang green, clean, healty, literad and religius.

Saya bangga bisa menjadi bagian dari SMK Negeri 1 Yogyakarta di peranku yang berbeda. Saya bangga dengan kekompakan guru dan karyawan mengabdi bersama untuk memajukan anak bangsa. Saya bangga dengan para siswa yang telah dengan tertib dan khitmad mengikuti upacara bendera.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan juga ketertiban dan kedisiplinan serta prestasinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Puspa Indah 5 Februari 2019 pukul 03.42 WIB

TMS “Hebat” Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Satu lagi Kebijakan mutu di samping “produktif” ternyata ada juga “hebat”. Kebijkan mutu Produktif untuk SMK Negeri 1 Yogyakarta secara keseluruhan sedangkan hebat khusus untuk tim manajemen sekolah (TMS). Informasi ini saya peroleh saat mengadakan rapat perdana dengan tim manajemen sekolah SMK Negeri 1 Yogyakarta pada tanggal 15 Januari 2019.

Rapat perdana diikuti oleh Ka. TU, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas, ketua kompetensi keahlian akuntansi dan keuangan lembaga (AKL), otomatisasi dan tata kelola kantor (OTKP), bisnis daring dan pemasaran (BDP) serta koordinator guru normatif adaptif sekaligus sebagai ketua PKG serta sekretaris TMS. Rapat membahas banyak aspek termasuk menyepakati program unggulan yang perlu menjadi skala prioritas menjadikan SMK Negeri 1 Yogyakarta yang bersih, hijau, sehat, literat dan religius. Kelima hal itu mendapat porsi yang lebih sebagai upaya untuk mempersiapkan diri sebagai salah satu sekolah yang mendapat predikat sekolah Adiwiyata.

Masing-masing yang hadir menyampaikan gagasannya sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Nah saat menyampaikan gagasan itulah saya mendapatkan istilah baru bahwa ternyata tim manajemen sekolah SMK Negeri 1 Yogyakarta telah memiliki Kebijakan mutu yang dikenal dengan istilah hebat. Apa itu hebat?? Ternyata hebat merupakan akronim dari :

1. Humanis
2. Efisien dan efektif
3. Bermartabat
4. Akuntabel
5. Terarah / Terorganisir

Artinya bahwa dalam menjalankan kepemimpinan kolektif TMS di Skaoneta tetap berpedoman pada nilai – nilai kemanusiaan (humanisme) , dijalankan secara efisien dan efektif, mengedepankan martabat, bisa dipertanggungjawabkan jawabkan (akuntabel) dan dikelola atau di manage dengan baik (terarah / terorganisir).

Insya Allah dengan bekal “hebat” maka setiap keputusan yang diambil oleh tim manajemen sekolah akan bisa diterima oleh semua warga sekolah dengan senang hati.
Oleh karena itu setiap warga sekolah baik itu guru karyawan maupun siswa wajib tahu dan memahami serta melaksanan visi, misi, kebijakan mutu sekolah, kebijakan mutu TMS, serta motto sekolah.

Bila ini dilaksanakan secara terus menerus maka tidak mustahil bahwa SMK Negeri 1 Yogyakarta akan bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, hebat karyawannya, Ibad siswanya, hebat alumninya dan hebat tim manajemen sekolahnya.

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 15 Januari 2019 pukul 20.53 WIB

Rumah Bersama Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

“Jangan tanyakan apa yang diberikan negara kepadamu tetapi tanyakanlah apa yang dapat Engkau berikan kepada negaramu”

Ungkapan yang disampaikan oleh Abraham Lincoln salah satu presiden Amerika Serikat tersebut saya rasa masih relevan sampai saat ini dan bisa kita sederhanakan menjadi “Jangan tanyakan apa yang diberikan SMK Negeri 1 Yogyakarta kepadamu tetapi tanyakanlah apa yang dapat Engkau berikan kepada SMK Negeri 1 Yogyakarta”

Rumah bersama kita SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta) sebagai tempat untuk membangun kebersamaan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara mendidik para siswa penuh dengan cinta untuk menggapai asanya. Siswa yang mempunyai banyak ragam dari berbagai sudut beserta persoalannya kita jadikan mereka menjadi orang yang hebat sebagaimana visi SMK Negeri 1 Yogyakarta menjadikan insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, akhlak dan berbudaya. Keempat pilar inilah menjadi acuan kita bersama untuk mendidik dan mengajar siswa sehingga kelak di kemudian hari mereka menjadi orang yang bermanfaat untuk banyak orang.

Oleh karena itu lingkungan SMK Negeri 1 Jogjakarta harus kita ciptakan menjadi lingkungan yang bersih, hijau, sehat, literat dan religius. 5 aspek ini sebagai modal untuk menciptakan rumah besar kita Skaoneta menjadi rumah idaman bersama. Nah untuk merealisasikan itu membutuhkan kerja Cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas dari semua keluarga besar Skaoneta.

Sudah saatnya dan selayaknya kita sedikit memberi apa yang dapat kita berikan kepada Skaoneta. Bisa membawa tanaman sendiri untuk mensukseskan Gerakan Bawa Tanaman Sendiri (Gerbatari). Tanaman yang kita bawa ke sekolah sebagai wujud salah satu gerakan “bayar balik” dan kecintaan kepada Skaoneta yang selama ini sudah menjadi “sumber penghidupan” kita bersama.

Semua itu bisa kita lakukan karena cinta. Cintalah yang menggerakkan untuk saling asah, asuh dan asih. SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, alumninya dan gerakan membawa tanamannya (Gerbatari)

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 16 Januari 2019 pukul 04.11 WIB
Posterisasi Why Not??

Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Banyak cara untuk menyampaikan pesan kepada warga sekolah untuk menjadi lebih baik. Salah satunya dengan memanfaatkan Poster. Poster dengan kata-kata bijak bisa menembus relung hati yang dalam bagi yang membacanya. Poster biasanya dibuat cukup menarik menampilkan tulisan artistik dan kadang ada gambarnya juga. Gambar mewakili kata-kata. Satu gambar berjuta pesan.

Insya Allah poster yang telah ada di Skaoneta akan kita tambah sesuai dengan kebutuhan. Karena Skaoneta telah mencanangkan diri sebagai sekolah yang berbasis budaya maka dalam waktu dekat ini akan hadir poster yang berisi petuah yang diambil dari pujangga Joyoboyo dan R.Ngabehi Ronggowarsito. Disamping itu akan hadir pula poster yang diambil dari “keistimewaan DIY”.

Poster-poster akan menghiasi ruang Ava, Pilar dan dinding yang ada di Skaoneta baik di dalam maupun luar ruangan. Oleh karena itu saya berharap kerja samanya khusus kepada guru Bahasa Jawa dan juga guru Bahasa Indonesia mohon suatu saat memberi tugas terstruktur kepada siswa untuk membuat poster sesuai bentuk dengan contoh yang telah terpasang, tentunya ukurannya disesuaikan dengan tempat yang mau diberi poster. Dibuat secara berkelompok satu kelas cukup membuat 2 s.d 3 poster dengan pilihan kata yang berbeda.

Saatnya poster itu bicara dan bermakna. Skaoneta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan posterisasinya

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 16 Januari 2019 pukul 05.13 WIB

Semangat Baru Tahun Pelajaran Baru SMK 1 Luar Biasa


SMK Negeri 1 Yogyakarta
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Judul tersebut tertulis jelas di running text yang ada di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Semoga tulisan itu bisa membakar semangat semua siswa untuk mencapai prestasi yang setinggi-tingginya. Prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik sehingga mengangkat nama SMK Negeri 1 Yogyakarta baik di tingkat regional maupun nasional, yang sesuai dengan motto Lead you to the brightness.

Saya pun berharap sebagai yang dituakan di sini semoga SMK N 1 benar-benar menjadi SMK yang luar biasa. Oleh karena itu diperlukan “kerja cerdas dan kerja keras” serta doa yang berkesinambungan oleh semua warga sekolah. saya menyakini sepenuhnya bila itu dilakukan secara terus-menerus maka insya Allah tulisan yang terpampang sangat jelas tersebut akan menjadi kenyataan.

Boleh dong saya usul bagaimana kalau sekolah ini fokus pada lima aspek hal untuk menjadi SMK yang luar biasa yaitu menjadikan SMK Negeri 1 Yogyakarta yang :

1. Bersih
2. Hijau
3. Sehat
4. Literat dan
5. Relegius

Oleh karena itu mari mulai saat ini dan seterusnya kita adakan gerakan kurangi sampah plastik GerKuSaP. Mohon semua warga sekolah terutama siswa ketika membeli minuman tolong siapkan gelas dari rumah. Biasakan minum dengan gelas jangan pakai plastik. Perilaku yang sederhana ini bila kita lakukan secara terus-menerus akan menjadi kebiasaan. Ucapkan dengan lantang Selamat tinggal plastik minuman dan selamat datang aneka gelas untuk tempat minuman.

Dalam rangka untuk menjadikan sekolah lebih jauh dan segar maka mulai saat ini dan seterusnya dihimbau untuk setiap warga sekolah membawa tanaman sendiri. gerakan Membawa tanaman sendiri (Gerbatari) diawali dari seluruh guru dan karyawan kemudian merembet ke seluruh siswa. Mari hiasi lingkungan sekolah kita dengan aneka macam tanaman dengan memanfaatkan berbagai macam pot yang bisa ditempatkan baik di lantai 1 maupun di lantai 2 di setiap halaman kelas masing-masing.

Begitu juga untuk mewujudkan menjadi sekolah yang literat maka perlu dicanangkan gerakan membuat 1000 buku GerBuSeriBu. GerBuSeriBu ini melibatkan seluruh guru dan karyawan serta siswa untuk berkarya terutama menjadi buku. Jenis buku bisa berupa apa saja bisa kumpulan puisi, cerpen, novel dan lain sebagainya. Saya yakin menulis di era sekarang cukup menggunakan mulut (Menemu) memanfaatkan smartphone insya Allah 1000 buku akan menjadi kenyataan di SMK Negeri 1 Yogyakarta dalam waktu kurang lebih 1 – 2 tahun. Hiasi perpustakaan sekolah dengan karya guru, karyawan dan siswa.

Sedangkan untuk menjadi sekolah yang religius setiap hari di SMK Negeri 1 Yogyakarta bagi yang beragama Islam telah diadakan membaca AlQuran bersama dan bagi yang agama selain Islam melaksanakan kebaktian. Di samping itu untuk melatih jiwa dan kepekaan sosial maka dalam waktu dekat setiap hari Jumat pagi akan diadakan gerakan infaq. Gerakan infaq ini melatih siswa untuk mempunyai rasa kesetiakawanan sosial. Hasil infak bisa dipergunakan untuk membantu satu dengan yang lain ataupun untuk pengembangan interior Mushalla agar lebih indah dan nyaman.

SMK Negeri 1 di Yogyakarta juga mempunyai target menjadi sekolah adiwiyata. Sekolah adiwiyata perlu disiapkan dengan sebaik-baiknya mulai saat ini dan seterusnya mudah-mudahan di tahun 2020 sekolah adiwiyata benar-benar menjadi kenyataan di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Oleh karena itu saat ini mulai berbenah sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Saya yakin dengan bekerja sama pada semua pihak mimpi menjadi sekolah adiwiyata akan menjadi nyata.

SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat, hebat gurunya, karyawannya, siswanya, alumninya dan menjadi yang terbaik dalam bidang apa saja sesuai dengan namanya SMK Negeri 1, termasuk menjadi sekolah yang bersih, hijau, sehat, literat dan religius.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga
Puspa Indah 15 Januari 2019 pukul 05.30
#Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta menjadi yang the best dalam segala aspek.