Senyum Ceria di Dolandeso


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Suasana pedesaan itu benar-benar terasa di Dolandesa. Sesuai dengan namanya “Dolandesa” bermain ke desa seakan terasa di “Surga”. Betapa tidak pemandangan hijau bertebaran di mana-mana, suara gemericik air bak irama lagu tiada henti.

Pagi itu pukul 08.00 anak-anak kami kelas X Skaoneta tiba di DolanDesa. Mereka datang langsung berkumpul di pendopo. Di Pendopo inilah acara segera dimulai. Saya berkesempatan untuk membuka acara Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ini. Seperti biasa setelah salam langsung ucapan jiwa korsa Skaoneta. Saya bilang SMK siswa langsung menjawab Bisa! SMK 1…luar biasa dan SMK Negeri 1… Berkualitas, Berkarakter, Berakhlak dan Berbudaya (Ber4). Suasana itu benar – benar bergembira siap untuk menanti instruksi selanjutnya.

selesai dilaksanakan acara pembukaan di pendopo siswa langsung menuju ke lapangan untuk membuat lingkaran besar. Di sinilah para instruktur mulai membuat acara yang sangat meriah. Dari materi yang sederhana sampai sedikit kompleks. Aneka tepuk tersaji dengan dengan baik untuk melatih konsentrasi dan kekompakan siswa. Bila ada salah satu atau beberapa siswa yang salah mengikuti instruksi maka terkena coretan di wajahnya. Nah suasana ini semakin lama semakin heboh dan endingnya adalah membuat kelompok-kelompok kecil yang masing-masing mempunyai satu pemimpin.

Masing-masing kelompok yang teebentuk ini dipandu oleh instruktur dengan berbagai permainan yang intinya adalah bagaimana melatih kekompakan satu dengan yang lain. Buang rasa egois mu satukan jiwa satukan raga untuk menuju sukses bersama. Sukses bersama yes bahagia bersama perlu. Ya jiwa inilah yang selalu ditanamkan pada masing-masing kelompok dibingkai juga dengan kompetensi antar kelompok. Nah “persaingan” antar kelompok pun tidak bisa dihindarkan. Adu strategi satu dengan yang lain untuk menjadi yang terbaik. hanya mereka yang kompak dan serius serta konsentrasilah yang akhirnya menjadi yang terbaik.

Selesai bermain di arena kering para siswa diajak untuk bermain di arena basah. Ini juga tidak kalah menantangnya. Mereka bermain air…dan ada uji nyali …bermain air di arus yang cukup deras. Hanya mereka yang memiliki mental bajalah yang bisa menaklukkan ini. Mau bukti …datang deh ke sini dijamin fresh kembali dan tidak terlupakan sepanjang masa.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan jiwa korsanya.

Puspa Indah 10 Februari 2019 pukul 04.12 WIB

PPK di Dolandeso Boro


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Pagi hari ini Sabtu 9 Februari 2019 kelas X SMK Negeri 1 Yogyakarta akan mengikuti Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Dolandeso Boro. Tujuannya untuk memberikan bekal kepada kelas 10 agar memiliki “jiwa korsa” dan rasa tanggung jawab serta membangkitkan motif prestasi yang tinggi.

Acaranya dikemas dengan outbound bersama dengan aneka pilihan permainan. Bergembira bersama sambil menghargai sesama serta menjaga kekompakan tim (kolaborasi). Aneka permainan juga membangkitkan rasa ingin tahu siswa untuk menunjang kreativitasnya.

Kegiatan PPK ini terdiri dari kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL) 2 rombel, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 2 rombel serta Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) juga 2 rombel sehingga total 6 rombel akan diberangkatkan dari SMK Negeri 1 Yogyakarta pukul 7.00 WIB. Semua siswa juga akan didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru karyawan kurang sebanyak 20. Mereka akan bersama-sama menuju ke Dolandeso dengan mengendarai Bus.

Semoga acara pagi hari ini sampai sore nanti bisa berjalan dengan baik dan sukses. Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan penguatan pendidikan karakternya.

Puspa Indah 9 Februari 2019 pukul 03.58 WIB

Habit is Power


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Salah satu tugas guru disamping mengajar adalah mendidik. Fungsi mendidik inilah yang melekat pada guru sehingga sampai saat ini tidak tergantikan dengan yang lain. Mendidik berarti menanamkan sifat – sifat positif kepada anak didik sebagai bekal hidup di masa kini dan yang akan datang.

Sifat-sifat positif itu ditanamkan secara terus menerus tiada henti sampai menjadi pembiasaan mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satu contohnya bagaimana seorang guru menanamkan tanggung jawab kepada semua peserta didiknya. Cukup dua kata tangung jawab berarti semua tindakan siswa harus bisa dipertanggungjawabkan secara terukur dan tepat. Semua perilaku yang dilakukan oleh siswa mengandung konsekuensi. Dengan kata lain ada hukum sebab akibat, siapa yang berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Proses yang demikian agar rasa tanggung jawab itu terpatri kepada siswa ditanamkan secara terus menerus sampai menjadi kebiasaan. Kebiasaan adalah kekuatan habit is power.

Kebiasaan sederhana bila dilakukan secara kontinu akan menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat. Misalnya saat guru berada dikelas sebaiknya tidak langsung memberi materi pelajaran akan tetapi terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi kelas yang ada. Andai situasi kelas itu terlihat masih kurang bersih masih ada sampah berserakan di mana-mana maka sebaiknya semua siswa digerakkan untuk membersihkan ruang kelas terlebih dahulu baru mulai kegiatan belajar mengajar. Lebih baik berkorban waktu untuk membersihkan kelas terlebih dahulu daripada langsung melaksanakan KBM dengan kondisi kelas yang kurang bersih. Bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman??

SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan budi pekertinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga
Puspa Indah 6 Februari 2019 pukul 04.02 WIB

“Sejarah Tercipta” Pengibaran Bendera di Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sejarah baru telah tercipta di Skaoneta. Sejarah itu berupa pengibaran Bendera Merah Putih di Aula Skaoneta saat prosesi upacara bendera berlangsung.

Hatiku sempat gemetar dan merasa was-was menyaksikan petugas upacara terutama petugas yang membawakan Bendera Merah Putih untuk di kibarkan saat pertama kali setelah sekian tahun lamanya upacara bendera tanpa pengibaran bendera. Alhamdulillahirobbilalamin rasa was-was dan gemetar itu akhirnya sirna sudah saat menyaksikan dengan mata kepala sendiri Bendera Merah Putih dapat dikibarkan oleh petugas upacara dengan sempurna. Bendera telah siap kata petugas upacara disambut dengan kepada bendera merah putih hormat grak oleh pemimpin upacara.

Semua yang hadir hormat kepada bendera sambil diiringi lagu Indonesia Raya oleh paduan suara. Bendera itu perlahan pasti naik ke atas tiyang bendera. Suasana itu benar-benar syahdu dan sangat bersejarah akhirnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa mewujudkan mimpi mengibarkan bendera oleh petugas upacara dengan sempurna. Tidak berlebihan bila tanggal 4 Februari 2019 dijadikan hari untuk di kenang sebagai Hari Pengibaran Bendera Merah Putih di Skaoneta.

Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih pada tim manajemen sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya terutama membuat tiang bendera sehingga bisa dipakai oleh petugas upacara dengan sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku yang sangat saya banggakan engkaulah pewaris Negeri tercinta ini. Hiasi Skaoneta dengan menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang green, clean, healty, literad and religius.

Saya bangga bisa menjadi bagian dari SMK Negeri 1 Yogyakarta di peranku yang berbeda. Saya bangga dengan kekompakan guru dan karyawan mengabdi bersama untuk memajukan anak bangsa. Saya bangga dengan para siswa yang telah dengan tertib dan khitmad mengikuti upacara bendera.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan juga ketertiban dan kedisiplinan serta prestasinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Puspa Indah 5 Februari 2019 pukul 03.42 WIB

Gerbatari SMKN 1 Yogyakarta


Dengan warna-warni di SMKN 1 Yogyakarta akan lebih tercipta keeratan dan kebersamaan membangun SMKN 1 Yogyakarta ke gerbang yang lebih maju lagi dengan terwujudnya insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya.

Kegiatan Table Manners SMKN 1 Yogyakarta


Saatnya Makan di Atur di Grand Inna Malioboro

Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sabtu 26 Januari 2019 pukul 09.00 s.d 14.00 Saya berkesempatan berkunjung ke Hotel Grand Inna Malioboro. Kunjungan saat ini untuk mendampingi siswa Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran untuk melaksanan course Table Manners dan wisata seluk beluk Hotel. Saya bersama dengan K3 BDP Ibu Tere, Walikelas X BDP 1 dan 2 Ibu Dewi dan Ibu Ratna serta mbak Hanifa selaku Pokja Kurikulum dan mbak Marti karyawan Skaoneta mengikuti dengan seksama kursus Table Manner.

Acara di awali dengan sambutan oleh Ibu Nurwanti selaku Duty Manager yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dan sangat senang sekali bisa bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Yogyakarta untuk melaksanakan table manner dan kunjungan hotel. Beliau berharap agar kerjasama yang baik ini bisa lestari dan berjalan berkesinambungan. Beliau juga menyinggung sejarah hotel ini yang telah berganti dengan beberapa nama dua nama terakhir yaitub Grand Inna Garuda dan yang sekarang menjadi Grand Inna Malioboro.

Sambutan berikutnya diberikan kepada saya untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Seperti biasa Saya mengingatkan kepada seluruh siswa untuk selalu menanamkan visi SMK Negeri 1 Yogyakarta yaitu menjadikan insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya ke dalam setiap gerak langkahnya. Saya juga berpesan kepada siswa agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya karena dibalik kegiatan ini pasti mengandung banyak tujuan. Salah satunya adalah supaya kita mengenal dan memahami tata cara makan secara internasional hingga suatu saat bekerja kelak dan mendapatkan tamu yang kebetulan ada perjamuan makan sudah tidak canggung lagi. Table Manner juga sebagai sarana untuk merubah perilaku terutama dalam bersikap dan bertindak dengan kolega dan customer.

Saatnya giliran dari BPK Didiek menyampaikan materi tentang Table Manners. Mulai dari pengertian, penataan meja dan kursi, penataan alat makan, termasuk cara menyajikan. Beliau juga mendemokan cara makan yang benar step by step. Ada kalanya beliau juga menunjukkan gambar perilaku yang salah saat table manner.

Tepat pukul 11.00 makanan pembuka di hidangkan. Terus berlanjut sampai dengan makanan utama dan di tutup dengan minum teh atau kopi. Kurang lebih hampir 1.5 jam serangkaian praktek makan yang benar dilaksanakan bersama-sama. Mulai dari bagaimana pegang sendok, garpu, pisau sampai “memasukkan” ke mulut kita masing-masing. Wow semua dilayani diatur sedemikian rupa sehingga makan pun jadi tambah nikmat.

Akhirnya kunjungan diakhiri dengan tour dengan Hotel mengunjungi berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh hotel termasuk kamar-kamar yang bersejarah yang pernah dihuni oleh Jendral Sudirman. Semua bergembira bersenang berbahagia bersama. Oh ya kunjungan ini merupakan kunjungan terakhir yang sebelumnya juga dilakukan oleh kelas X kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL) dan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP).

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan Table Mannernya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membacakan dengan telinga
Wonogiri 27 Januari 2019 pukul 04.16 WIB