CARA PENDAFTARAN E-PUPNS


pupns_logo
Cara Registrasi / Daftar PUPNS BKN Tahun 2015 dan Contoh Tanda Bukti Pendaftaran PUPNS 2015
By: Jejen, S.Pd.(admin)

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam rangka penerapan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara berbasis Teknologi Informasi yang mudah diaplikasikan, mudah diakses dan memiliki sistem keamanan yang terpercaya, efisien, efektif dan akurat, maka Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil perlu dilakukan secara online dan terintegrasi antara instansi pemerintah.

PUPNS (Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil) Tahun 2015 diadakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mengembangkan sistem manajemen kepegawaian.

Baca juga : Surat Edaran Resmi BKN Tentang Pelaksanaan / Implementasi e-PUPNS Tahun 2015

Saat ini telah dirilis laman khusus untuk melakukan Pendafaran Ulang PNS bagi Rekan-rekan PNS (Pegawai Negeri Sipil). Oleh karena itu, berikut Admin share panduan langkah-langkah untuk melakukan registrasi / pendaftaran ulang PNS selengkapnya :

1. Kunjungi links https://pupns.bkn.go.id.
PUPNS 1
2. Silahkan klik pada icon “Daftar”.

3. Kemudian masukkan NIP Anda lalu klik “Cari”, jika benar maka akan muncul nama lengkap Anda dan instansi daerah di mana Anda bertugas.
PUPNS 2
4. Jika benar, silahkan masukkan email aktif Anda pada kolom isian “Email”. Lalu pilih “Lanjut”.

5. Masukkan password yang akan Anda gunakan untuk login pada aplikasi PUPNS 2015 nantinya, kemudian input kembali di bawahnya dengan kode password yang sama seperti sebelumnya.

6. Isi kolom isian Nama Ibu Anda.
PUPNS 3

7. Pada kolom “Pertanyaan Pengaman”, harap hati-hati betul jika Anda apapun pertanyaan dan jawabanya, pastikan Anda benar-benar tidak akan lupa, ini penting karena pada bagian inilah yang akan dapat digunakan sebagai kata kunci jika Anda lupa atau kehilangan “Kode Registrasi” ataupun untuk cetak ulang tanda bukti registrasi PUPNS 2015 di lain waktu.

8. Selanjutnya, input kode chapta yang terlihat dengan benar kemudian klik “Registrasi”.

9. Jika pendaftaran berhasil, maka akan muncul halaman baru “Registrasi Sukses”, silahkan klik “Cetak”.
PUPNS 6

Dalam lembar contoh Tanda Bukti Pendaftaran PUPNS 2015 terdapat 2 (dua) bagian, satu untuk untuk diserahkan kepada verifikator dan satunya lagi dipegang oleh PNS bersangkutan. Untuk mengetahui Pedoman Pelaksanaan Pendataan PUPNS Tahun 2015 selengkapnya silahkan download Peraturan Kepala BKN Nomor 19 Tahun 2015 pada links artikel berikut.

Untuk download Contoh Formulir e-PUPNS Tahun 2015 dalam format Excel selengkapnya dapat dilihat pada links tautan berikut.CLIK DISINI YA

Info update : Download Buku Petunjuk Penggunaan e-PUPNS Bagi User, Helpdesk, dan Admin Instansi

Demikian langkah-langkah / cara registrasi pada Pendaftaran Ulang PNS Tahun 2015. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terimakasih Sahabat… Telah berkenan berkunjung dan membaca informasi ini.
SEMOGA LANCAR DFAN SUKSES..

pupns_logo

Peringatan JOGJA ISTIMEWA


SMK Negeri 1 Yogyakarta pada tanggal 31 Agustus 2015 menyelenggarakan upacara Bendera dalam rangka memperingati hari Jogja Istimewa. Seluruh Guru, Karyawan dan Siswa memakai pakaian adat Jogjakarta (Gaggrak). Selaku Pembina Upacara Bapak Drs. Rustamaji, M.Pd. menyampaikan dalam amanatnya bahwa Keistimewaan Jogjakarta karena sejarah dalam rangka Mempertahankan dan membentuk NKRI termasuk yang sangat berperan dan mempunyai nilai sejarah penting, seperti halnya juga beberapa daerah Istimewa lainnya Seperti daerah Istimewa Nanggroe Aceh Darussalam.
Kota yogyakarta juga menjadi Kota pelajar yang Istimewa dengan sopan santunnya para pelajar, Beliau menekankan lagi bahwa sebagai pelajar harus memiliki etika sopan santun dimanapun kita berada. Terlebih SMK Negeri 1 Yogyakarta yang telah meraih Juara III dalam lomba menerapkan Pendidikan Etika Tertib Ber Lalu lintas tingkat kota Yogyakarta. Semoga Keistimewaan Yogyakarta dapat mendorong kesuksesan dalam berbagai bidang, amin “Red.jjn
//015396500_1412739584-08102014-smkn1-jogja

Lomba Etika Tertib Lalu Lintas


Pada lomba Pelaksanan Pendidikan Etika Berlalu Lintas Tingkat Kota Yogyakarta Jenjang SMK tahun 2015 , Alhamdulillah SMK Negeri 1 Yogyakarta telah meraih Juara III.
Yang menjadi kebanggaaan kita adalah bahwa keluarga besar SMK Negeri 1 Yogyakarta telah melaksanakan sadar Tertib Berlalu Lintas baik para Guru karyawan maupun para Siswa. Terbukti bahwa para siswa yang belum memiliki SIM dilarang membawa motor kesekolah. Anjuran ini ditindak lanjuti oleh Satpam Sekolah, setiap pagi mereka melakukan rajia para siswa di depan Pintu gerbang SMK Negeri 1 Yogyakarta dan jika kedapatan siswa tidak membawa SIM maka siswa tidak diperkenankan masuk membawa motor.
Yang kedua bahwa untuk mensosialisasikan pendidikan Etika Berlalu Lintas hampir semua jenis rambu-rambu berlalu lintas telah dipajang disekolah yang ditempel pada berbagai sudut sekolah sehingga dapat mengingatkan para siswa terhadap tanda-tanda untuk beretika dijalan. Ini menjadi Pendidikan Etika Berlalu Linntas secara nyata yang dilakukan Oleh SM Negeri 1 Yogyakarta.
piala 1

piala 2/4.jpg”>4

Belajar yang Efektif dan Efisien


7 Cara Efektif dan Efisien dalam Belajar

Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. Ada beberapa cara atau tips dalam berlajar denggan baik, seperti dilansir organisasi.org.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok

Merupakan cara belajar yang menyenangkan karena Anda ditemani oleh teman-teman dan biasanya lebih santai dalam belajarnya. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian terpenting dalam suatu pembelajaran adalah mencatat semua ajaran yang diberikan bapak atau ibu guru, dan dapat dilakukan dibuku kecil atau notebook. Tapi perlu diingat bahan catatan tadi jangan dijadikan media untuk mencontek dalam ujian.

3. Disiplin Dalam Belajar

Kedisiplinan memang perlu diterapkan dalam belajar, seperti disiplin waktu dan disiplin dalam berkonsentrasi pada pelajaran. Dengan adaya sifat disiplin dalam diri Anda, dapat dipastikan pelajaran yang Anda lakukan dapat efektif dan efisien.

4. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Ada pepatah Malu bertanya sesat di jalan, ternyata pepatah ini benar, terlebih jika dalam pelajaran. Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya.

5. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti.

Jika Anda sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

6. Hindari Belajar Berlebihan

Ternyata sesuatu yang berlebihan tidaklah bagus, begitu juga dalam belajar, seperti jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan.Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

7. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian, karena dengan mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya
Sumber: https://seolmurtinho.wordpress.com/jurus-meraih-prestasi/7-cara-efektif-dan-efisien-dalam-belajar/

Memilih Dunia Kerja


Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Pekerjaan

Memilih pekerjaan di republik ini butuh kesabaran. Dunia kerja didominasi oleh falsafah Pragmatisme. Keuntungan diutamakan; etika dinomor-duakan. Semakin sulit menemukan dunia kerja yang memberi ruang luas untuk menggali potensi, mengoptimalkan bakat dan talenta.

Banyak rintangan untuk menjabarkan idealisme demikian. Selain itu, ada persaingan yang seru antara sosok yang memiliki falsafah Pragmatisme dengan kelompok yang menghormati eksistensi manusia dan falsafah ‘pekerjaan-sesuai-bakat.’

Mengisolasikan diri dari dunia kerja bukanlah solusi. Kehadiran sosok-sosok yang menghargai eksistensi manusia secara utuh sangat dibutuhkan. Hanya sosok yang demikian yang mempunyai kemungkinan untuk memperbaharui dunia kerja.

Bila Anda termasuk kelompok yang menghormati eksistensi manusia secara utuh, Anda harus eksis sekalipun akan mengalami benturan-benturan di dunia kerja. Teman-teman Anda mungkin akan mengajak Ada untuk tidak melawan arus. Anda mungkin akan ditertawai karena idealisme Anda bahkan saudara kandung dan orang tua Anda pun mungkin akan menertawakan Anda karena mempertahankan prinsip.

Sekalipun sulit memilih pekerjaan sesuai bakat dan talenta, beberapa saran berikut ini dapat Anda pertimbangkan untuk Anda lakukan.

Pertama, kenalilah diri Anda terutama potensi, bakat dan talenta yang Anda miliki.

Anda mempunyai personalitas yang berbeda dengan orang lain; potensi, bakat dan talenta Anda berbeda dengan orang lain. Demikian juga pekerjaan Anda. Pekerjaan Anda sudah disediakan oleh ‘Langit’ dan Anda harus menemukannya. Lakukanlah evalusi pribadi (‘self-assessment’) untuk mendapatkan gambaran tentang personalitas Anda.

Anda misalnya bisa mengambil tes pemanduan bakat untuk mengetahui bakat dan talenta Anda. Bisa juga Anda bertanya pada orang tua, saudara-saudara Anda dan orang-orang yang mengenal Anda. Mintalah pendapat mereka; bakat dan talenta apa yang mereka lihat pada diri Anda. Informasi-informasi ini bisa Anda gunakan sebagai pertimbangan untuk memilih pekerjaan Anda.

Kedua, tekunilah pekerjaan Anda.

Bila Anda mendapat pekerjaan, tekunilah pekerjaan Anda. Lakukanlah dengan segenap hati dan perasaan tanggung jawab. Pelajari prinsip-prinsip dalam pekerjaan Anda; pelajari falsafahnya. Bila Anda menekuninya, Anda akan menemukan falsafah-falsafah dasar dari pekerjaan Anda. Apakah pekerjaan Anda pada bidang Teologi, Filsafat, Hukum, Pendidikan, Kedokteran, Pertanian, Ekonomi, atau bidang lain- Anda akan menemukan prinsip-prinsip yang sangat mendasar dari pekerjaan Anda.

Ketiga, bila sudah yakin dengan pekerjaan yang Anda pilih, kembangkanlah konsep spesialisasi.

Gali dan tekunilah pekerjaan Anda sampai tuntas. Temukan relasi antara pekerjaan Anda dengan bidang-bidang lain. Semakin Anda mendalami pekerjaan Anda semakin Anda memahami prinsip-prinsip pekerjaan Anda. Dengan demikian, Anda akan mencintai pekerjaan Anda dan mensyukuri apa yang Anda temukan dalam pekerjaan Anda.

Keempat, singkirkanlah sikap mengganti pekerjaan hanya karena alasan uang semata.

Uang dan penghasilan yang lebih baik sering menjadi alasan untuk mengganti pekerjaan. Pekerjaan sesuai bakat dan talenta ditinggalkan demi pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik. Tinggalkan sikap seperti ini. Anda akan menderita karena Anda mengerjakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan personalitas Anda.

Jauhkanlah rasa kagum pada orang-orang yang mempunyai penghasilan besar, tetapi tidak mengerjakan pekerjaan yang seharusnya.

Namun, bila ada kesempatan melakukan pekerjaan sesuai bakat dan talenta Anda, raihlah pekerjaan itu. Sangat dianjurkan memilih pekerjaan sesuai bakat dan talenta dengan penghasilan yang lebih baik apalagi didukung oleh lingkungan kerja yang sehat.

Kelima, peliharalah etika yang benar pada pekerjaan Anda.

Anda akan menghadapi tantangan pada pekerjaan Anda. Akan banyak godaan: uang, wanita, dan harga diri. Integritas Anda akan dipertaruhkan dan banyak yang jatuh dalam hal ini. Anda bisa tergoda untuk melakukan kejahatan atau menyalahgunakan pekerjaan, professi dan posisi Anda.

Anda mungkin akan dipaksa untuk berbohong, melakukan penipuan, melanggar hukum, memberikan data yang salah, dan berbagai tindakan yang tidak etis dalam pekerjaan Anda. Singkirkanlah sikap-sikap seperti ini.

Bila ada yang memaksa Anda untuk bersikap demikian, berbicaralah kepada mereka.

Source: http://www.putra-putri-indonesia.com/memilih-pekerjaan.html