Habit is Power


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Salah satu tugas guru disamping mengajar adalah mendidik. Fungsi mendidik inilah yang melekat pada guru sehingga sampai saat ini tidak tergantikan dengan yang lain. Mendidik berarti menanamkan sifat – sifat positif kepada anak didik sebagai bekal hidup di masa kini dan yang akan datang.

Sifat-sifat positif itu ditanamkan secara terus menerus tiada henti sampai menjadi pembiasaan mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satu contohnya bagaimana seorang guru menanamkan tanggung jawab kepada semua peserta didiknya. Cukup dua kata tangung jawab berarti semua tindakan siswa harus bisa dipertanggungjawabkan secara terukur dan tepat. Semua perilaku yang dilakukan oleh siswa mengandung konsekuensi. Dengan kata lain ada hukum sebab akibat, siapa yang berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Proses yang demikian agar rasa tanggung jawab itu terpatri kepada siswa ditanamkan secara terus menerus sampai menjadi kebiasaan. Kebiasaan adalah kekuatan habit is power.

Kebiasaan sederhana bila dilakukan secara kontinu akan menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat. Misalnya saat guru berada dikelas sebaiknya tidak langsung memberi materi pelajaran akan tetapi terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi kelas yang ada. Andai situasi kelas itu terlihat masih kurang bersih masih ada sampah berserakan di mana-mana maka sebaiknya semua siswa digerakkan untuk membersihkan ruang kelas terlebih dahulu baru mulai kegiatan belajar mengajar. Lebih baik berkorban waktu untuk membersihkan kelas terlebih dahulu daripada langsung melaksanakan KBM dengan kondisi kelas yang kurang bersih. Bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman??

SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, dan budi pekertinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga
Puspa Indah 6 Februari 2019 pukul 04.02 WIB

“Sejarah Tercipta” Pengibaran Bendera di Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sejarah baru telah tercipta di Skaoneta. Sejarah itu berupa pengibaran Bendera Merah Putih di Aula Skaoneta saat prosesi upacara bendera berlangsung.

Hatiku sempat gemetar dan merasa was-was menyaksikan petugas upacara terutama petugas yang membawakan Bendera Merah Putih untuk di kibarkan saat pertama kali setelah sekian tahun lamanya upacara bendera tanpa pengibaran bendera. Alhamdulillahirobbilalamin rasa was-was dan gemetar itu akhirnya sirna sudah saat menyaksikan dengan mata kepala sendiri Bendera Merah Putih dapat dikibarkan oleh petugas upacara dengan sempurna. Bendera telah siap kata petugas upacara disambut dengan kepada bendera merah putih hormat grak oleh pemimpin upacara.

Semua yang hadir hormat kepada bendera sambil diiringi lagu Indonesia Raya oleh paduan suara. Bendera itu perlahan pasti naik ke atas tiyang bendera. Suasana itu benar-benar syahdu dan sangat bersejarah akhirnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa mewujudkan mimpi mengibarkan bendera oleh petugas upacara dengan sempurna. Tidak berlebihan bila tanggal 4 Februari 2019 dijadikan hari untuk di kenang sebagai Hari Pengibaran Bendera Merah Putih di Skaoneta.

Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih pada tim manajemen sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya terutama membuat tiang bendera sehingga bisa dipakai oleh petugas upacara dengan sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku yang sangat saya banggakan engkaulah pewaris Negeri tercinta ini. Hiasi Skaoneta dengan menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang green, clean, healty, literad and religius.

Saya bangga bisa menjadi bagian dari SMK Negeri 1 Yogyakarta di peranku yang berbeda. Saya bangga dengan kekompakan guru dan karyawan mengabdi bersama untuk memajukan anak bangsa. Saya bangga dengan para siswa yang telah dengan tertib dan khitmad mengikuti upacara bendera.

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan juga ketertiban dan kedisiplinan serta prestasinya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Puspa Indah 5 Februari 2019 pukul 03.42 WIB

Gerbatari SMKN 1 Yogyakarta


Dengan warna-warni di SMKN 1 Yogyakarta akan lebih tercipta keeratan dan kebersamaan membangun SMKN 1 Yogyakarta ke gerbang yang lebih maju lagi dengan terwujudnya insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya.

Kegiatan Table Manners SMKN 1 Yogyakarta


Saatnya Makan di Atur di Grand Inna Malioboro

Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Sabtu 26 Januari 2019 pukul 09.00 s.d 14.00 Saya berkesempatan berkunjung ke Hotel Grand Inna Malioboro. Kunjungan saat ini untuk mendampingi siswa Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran untuk melaksanan course Table Manners dan wisata seluk beluk Hotel. Saya bersama dengan K3 BDP Ibu Tere, Walikelas X BDP 1 dan 2 Ibu Dewi dan Ibu Ratna serta mbak Hanifa selaku Pokja Kurikulum dan mbak Marti karyawan Skaoneta mengikuti dengan seksama kursus Table Manner.

Acara di awali dengan sambutan oleh Ibu Nurwanti selaku Duty Manager yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dan sangat senang sekali bisa bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Yogyakarta untuk melaksanakan table manner dan kunjungan hotel. Beliau berharap agar kerjasama yang baik ini bisa lestari dan berjalan berkesinambungan. Beliau juga menyinggung sejarah hotel ini yang telah berganti dengan beberapa nama dua nama terakhir yaitub Grand Inna Garuda dan yang sekarang menjadi Grand Inna Malioboro.

Sambutan berikutnya diberikan kepada saya untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Seperti biasa Saya mengingatkan kepada seluruh siswa untuk selalu menanamkan visi SMK Negeri 1 Yogyakarta yaitu menjadikan insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya ke dalam setiap gerak langkahnya. Saya juga berpesan kepada siswa agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya karena dibalik kegiatan ini pasti mengandung banyak tujuan. Salah satunya adalah supaya kita mengenal dan memahami tata cara makan secara internasional hingga suatu saat bekerja kelak dan mendapatkan tamu yang kebetulan ada perjamuan makan sudah tidak canggung lagi. Table Manner juga sebagai sarana untuk merubah perilaku terutama dalam bersikap dan bertindak dengan kolega dan customer.

Saatnya giliran dari BPK Didiek menyampaikan materi tentang Table Manners. Mulai dari pengertian, penataan meja dan kursi, penataan alat makan, termasuk cara menyajikan. Beliau juga mendemokan cara makan yang benar step by step. Ada kalanya beliau juga menunjukkan gambar perilaku yang salah saat table manner.

Tepat pukul 11.00 makanan pembuka di hidangkan. Terus berlanjut sampai dengan makanan utama dan di tutup dengan minum teh atau kopi. Kurang lebih hampir 1.5 jam serangkaian praktek makan yang benar dilaksanakan bersama-sama. Mulai dari bagaimana pegang sendok, garpu, pisau sampai “memasukkan” ke mulut kita masing-masing. Wow semua dilayani diatur sedemikian rupa sehingga makan pun jadi tambah nikmat.

Akhirnya kunjungan diakhiri dengan tour dengan Hotel mengunjungi berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh hotel termasuk kamar-kamar yang bersejarah yang pernah dihuni oleh Jendral Sudirman. Semua bergembira bersenang berbahagia bersama. Oh ya kunjungan ini merupakan kunjungan terakhir yang sebelumnya juga dilakukan oleh kelas X kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL) dan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP).

Saatnya SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan Table Mannernya.

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membacakan dengan telinga
Wonogiri 27 Januari 2019 pukul 04.16 WIB

 

TMS “Hebat” Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Satu lagi Kebijakan mutu di samping “produktif” ternyata ada juga “hebat”. Kebijkan mutu Produktif untuk SMK Negeri 1 Yogyakarta secara keseluruhan sedangkan hebat khusus untuk tim manajemen sekolah (TMS). Informasi ini saya peroleh saat mengadakan rapat perdana dengan tim manajemen sekolah SMK Negeri 1 Yogyakarta pada tanggal 15 Januari 2019.

Rapat perdana diikuti oleh Ka. TU, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas, ketua kompetensi keahlian akuntansi dan keuangan lembaga (AKL), otomatisasi dan tata kelola kantor (OTKP), bisnis daring dan pemasaran (BDP) serta koordinator guru normatif adaptif sekaligus sebagai ketua PKG serta sekretaris TMS. Rapat membahas banyak aspek termasuk menyepakati program unggulan yang perlu menjadi skala prioritas menjadikan SMK Negeri 1 Yogyakarta yang bersih, hijau, sehat, literat dan religius. Kelima hal itu mendapat porsi yang lebih sebagai upaya untuk mempersiapkan diri sebagai salah satu sekolah yang mendapat predikat sekolah Adiwiyata.

Masing-masing yang hadir menyampaikan gagasannya sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Nah saat menyampaikan gagasan itulah saya mendapatkan istilah baru bahwa ternyata tim manajemen sekolah SMK Negeri 1 Yogyakarta telah memiliki Kebijakan mutu yang dikenal dengan istilah hebat. Apa itu hebat?? Ternyata hebat merupakan akronim dari :

1. Humanis
2. Efisien dan efektif
3. Bermartabat
4. Akuntabel
5. Terarah / Terorganisir

Artinya bahwa dalam menjalankan kepemimpinan kolektif TMS di Skaoneta tetap berpedoman pada nilai – nilai kemanusiaan (humanisme) , dijalankan secara efisien dan efektif, mengedepankan martabat, bisa dipertanggungjawabkan jawabkan (akuntabel) dan dikelola atau di manage dengan baik (terarah / terorganisir).

Insya Allah dengan bekal “hebat” maka setiap keputusan yang diambil oleh tim manajemen sekolah akan bisa diterima oleh semua warga sekolah dengan senang hati.
Oleh karena itu setiap warga sekolah baik itu guru karyawan maupun siswa wajib tahu dan memahami serta melaksanan visi, misi, kebijakan mutu sekolah, kebijakan mutu TMS, serta motto sekolah.

Bila ini dilaksanakan secara terus menerus maka tidak mustahil bahwa SMK Negeri 1 Yogyakarta akan bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, hebat karyawannya, Ibad siswanya, hebat alumninya dan hebat tim manajemen sekolahnya.

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 15 Januari 2019 pukul 20.53 WIB

Rumah Bersama Skaoneta


SMK Negeri 1 Yogyakarta
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

“Jangan tanyakan apa yang diberikan negara kepadamu tetapi tanyakanlah apa yang dapat Engkau berikan kepada negaramu”

Ungkapan yang disampaikan oleh Abraham Lincoln salah satu presiden Amerika Serikat tersebut saya rasa masih relevan sampai saat ini dan bisa kita sederhanakan menjadi “Jangan tanyakan apa yang diberikan SMK Negeri 1 Yogyakarta kepadamu tetapi tanyakanlah apa yang dapat Engkau berikan kepada SMK Negeri 1 Yogyakarta”

Rumah bersama kita SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta) sebagai tempat untuk membangun kebersamaan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara mendidik para siswa penuh dengan cinta untuk menggapai asanya. Siswa yang mempunyai banyak ragam dari berbagai sudut beserta persoalannya kita jadikan mereka menjadi orang yang hebat sebagaimana visi SMK Negeri 1 Yogyakarta menjadikan insan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, akhlak dan berbudaya. Keempat pilar inilah menjadi acuan kita bersama untuk mendidik dan mengajar siswa sehingga kelak di kemudian hari mereka menjadi orang yang bermanfaat untuk banyak orang.

Oleh karena itu lingkungan SMK Negeri 1 Jogjakarta harus kita ciptakan menjadi lingkungan yang bersih, hijau, sehat, literat dan religius. 5 aspek ini sebagai modal untuk menciptakan rumah besar kita Skaoneta menjadi rumah idaman bersama. Nah untuk merealisasikan itu membutuhkan kerja Cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas dari semua keluarga besar Skaoneta.

Sudah saatnya dan selayaknya kita sedikit memberi apa yang dapat kita berikan kepada Skaoneta. Bisa membawa tanaman sendiri untuk mensukseskan Gerakan Bawa Tanaman Sendiri (Gerbatari). Tanaman yang kita bawa ke sekolah sebagai wujud salah satu gerakan “bayar balik” dan kecintaan kepada Skaoneta yang selama ini sudah menjadi “sumber penghidupan” kita bersama.

Semua itu bisa kita lakukan karena cinta. Cintalah yang menggerakkan untuk saling asah, asuh dan asih. SMK Negeri 1 Yogyakarta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya, alumninya dan gerakan membawa tanamannya (Gerbatari)

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 16 Januari 2019 pukul 04.11 WIB
Posterisasi Why Not??

Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

Banyak cara untuk menyampaikan pesan kepada warga sekolah untuk menjadi lebih baik. Salah satunya dengan memanfaatkan Poster. Poster dengan kata-kata bijak bisa menembus relung hati yang dalam bagi yang membacanya. Poster biasanya dibuat cukup menarik menampilkan tulisan artistik dan kadang ada gambarnya juga. Gambar mewakili kata-kata. Satu gambar berjuta pesan.

Insya Allah poster yang telah ada di Skaoneta akan kita tambah sesuai dengan kebutuhan. Karena Skaoneta telah mencanangkan diri sebagai sekolah yang berbasis budaya maka dalam waktu dekat ini akan hadir poster yang berisi petuah yang diambil dari pujangga Joyoboyo dan R.Ngabehi Ronggowarsito. Disamping itu akan hadir pula poster yang diambil dari “keistimewaan DIY”.

Poster-poster akan menghiasi ruang Ava, Pilar dan dinding yang ada di Skaoneta baik di dalam maupun luar ruangan. Oleh karena itu saya berharap kerja samanya khusus kepada guru Bahasa Jawa dan juga guru Bahasa Indonesia mohon suatu saat memberi tugas terstruktur kepada siswa untuk membuat poster sesuai bentuk dengan contoh yang telah terpasang, tentunya ukurannya disesuaikan dengan tempat yang mau diberi poster. Dibuat secara berkelompok satu kelas cukup membuat 2 s.d 3 poster dengan pilihan kata yang berbeda.

Saatnya poster itu bicara dan bermakna. Skaoneta bisa menjadi lebih hebat. Hebat gurunya, karyawannya, siswanya dan posterisasinya

salam menemu baling menulis dengan mulut membaca dengan telinga
Puspa Indah 16 Januari 2019 pukul 05.13 WIB