Detail Halaman

04 01 2026

SEJARAH SINGKAT SMKN 1 YOGYAKARTA Sebelum menjadi sekolah yang kini kita kenal sebagai SMK Negeri 1 Yogyakarta, pada awalnya adalah sebuah Sekolah Tionghoa. SMK Negeri 1 Yogyakarta beralamat di jalan Kemetiran Kidul 35 Yogyakarta, alamat lama jalan Kemetiran Kidul 47 Yogyakarta, lebih dikenal dengan nama SMEA 2 Yogyakarta. SMK Negeri 1 Yogyakarta merupakan salah satu Sekolah Menengah yang cukup tua di Indonesia dan cukup punya nama di dunia industri maupun pemerintahan. Banyak lulusannya bekerja tersebar di berbagai bidang industri maupun pemerintahan di wilayah Indonesia.  Dahulunya lahan tersebut merupakan tempat tinggal salah satu keluarga Kraton Yogyakarta. Selanjutnya pada tahun 1948 didirikan Sekolah Tionghoa II yang diprakarsai oleh Yayasan Chung Hua Tsung Hui. Sekolah tersebut berlangsung lama kurang lebih sekitar 17 tahun. Peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 11 September tahun 36 Republik Tiongkok, dipimpin oleh Tuan Zhu dan dihadiri oleh semua anggota komite.  Gedungnya anggun dan berwibawa, dengan luas kurang lebih 3400 m2. Karena merupakan peninggalan sejarah yang dahulu adalah gedung Sekolah Dasar milik Thiongha yang bernama SD “Chung Hua Tsung Hui”, maka gedung ini oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata melalui Peraturan Menteri Nomor: PM.25/PW.007/MKP/2007 ditetapkan sebagai cagar budaya.  SMK Negeri 1 Yogyakarta lahir tanggal 1 Agustus 1961 dengan nama SMEA 2 Yogyakarta, dengan lokasi di SMP Negeri 1, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta masuk siang/sore. Di SMP Negeri 1 Jalan Cik Ditiro berlangsung dari Agustus 1961 sampai dengan tahun 1974/1975.  Untuk selanjutnya mulai tahun 1975 sampai dengan tahun 1976 berlokasi di Gowongan Kidul Masuk siang/sore. Sedangkan pagi hari untuk sekolah SMEA 1 (sekarang SMK N 7). Baru mulai tahun ajaran 1976/1977 pindah lokasi ke Jalan kemetiran Kidul 47 Yogyakarta, (atau nomer 35 sekarang) sampai sekarang dengan nama SMK N 1 Yogyakarta.

Sumber : Hasil Wawancara para Tokoh dan Mantan Guru SMKN1 Terdahulu Bpk Wisnu, 

 

 

Daftar Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Yogyakarta

No NAMA KEPALA SEKOLAH MULAI BERTUGAS AKHIR BERTUGAS
1 R. Soedjono 1961 1962
2 Drs. Sunarso 1962 1982
3 Soeparno, B.A. 1982 1986
4 Drs. Salim 1986 1992
5 Drs. Sumartono 1992 2001
6 Drs. Mursahid 2001 2003
7 Dra. Sri Indiyah Purwaningsih 2003 2007
8 Dra. Nur Istriatmi 2008 2012
9 Drs. Rustamaji, M.Pd. 2012 2016
10 Dra. Darwestri 2016 2018
11 Drs. B. Sabri 2018 2018
12 Elyas, S.Pd., M.Eng. 2019 2023
13 Sri Winarsih, S.Pd., M.Pd. 2023 2026

 

VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

"TERWUJUDNYA INSAN PENDIDIKAN YANG BERKARAKTER, BERKUALITAS, DAN KOMPETITIFTERWUJUDNYA INSAN PENDIDIKAN YANG BERKARAKTER, BERKUALITAS, DAN KOMPETITIF"

Indikator Visi Berkarakter adalah berkarakter religius, berakhlak mulia, cinta lingkungan, berjiwa wirausaha, dan berbudaya.  Indikator Visi Berkualitas adalah kompeten dan mampu mewujudkan mutu pendidikan yang baik secara profesional. Indikator Visi Kompetitif adalah mampu bersaing dalam meraih prestasi, memasuki dunia kerja secara profesional, dan berbudaya kerja industri.

 

Misi SMK Negeri 1 Yogyakarta 

1. Mengimplementasikan Pendidikan karakter untuk mencapai 8 dimensi profil lulusan       

    Indikator :     

  • Menerapkan pendidikan karakter religius,  berakhlak mulia, non diskriminasi, dan cinta lingkungan         
  • Mengembangkan pendidikan kewirausahaan         
  • Menerapkan pendidikan budaya Jawa.     

 

2. Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang akademik dan non akademik

    Indikator :     

  • a. Mengimplementasikan pembelajaran berbasis teaching factory       
  • b. Mengimplementasikan pembelajaran mendalam dalam pengembangan kompetensi     
  • c. Melaksanakan kegiatan pengembangan minat dan bakat peserta didik.     

 

3. Menghasilkan lulusan yang berdaya saing

    Indikator :     

  • Menghasilkan lulusan yang komunikatif dan mandiri.     
  • Meningkatkan kerjasama dengan industri berskala nasional dan global.       

 

Tujuan SMK Negeri 1 Yogyakarta pada Tahun Ajaran 2025/2026.                 

1. Terwujudnya pendidikan yang religius  berakhlak mulia dan cinta lingkungan

Cara mewujudkan:     

  • Melaksanakan kegiatan keagamaan dan sosial untuk menguatkan jiwa toleransi dan kebhinnekaan global     
  • Melaksanakan program sekolah ramah anak, menyenangkan, dan anti kekerasan.     
  • Menerapkan budaya 5 M (mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, mengganti, dan menanam kembali)     
  • Mengimplementasikan semboyan Kota Yogyakarta berhati nyaman (bersih, sehat, asri, dan nyaman).                   

 

2. Terwujudnya jiwa kemandirian melalui kegiatan pengembangan kewirausahaan     

Cara mewujudkan:     

  • Melaksanakan pengembangan jiwa kewirausahaan yang bekerja sama dengan dunia industri     
  • Menghasilkan produk yang layak jual  dan berkualitas.      
  • Mengembangkan Skaoneta marketplace sebagai media  pameran produk bersama (Market Day) dan pemasaran produk siswa                 

 

3. Terwujudnya kultur budaya Jawa di lingkungan sekolah

Cara mewujudkan :     

  • a. Menerapkan budaya ngajeni dan  senyum, salam, sapa, sopan, santun (5S).     
  • b. Mengenakan pakaian adat Jawa gagrag Ngayogyakarta dan berbahasa Jawa setiap Kamis Pon.     
  • c. Melaksanakan kegiatan kesiswaan dan ekstrakurikuler berbasis budaya Jawa.     
  • d. Mengikuti kompetisi bahasa dan sastra Jawa tingkat kota dan provinsi.                 

 

4. Terwujudnya lulusan yang kompeten dan unggul di bidangnya secara profesional

Cara mewujudkan :     

  • a. Meningkatkan kemitraan pembelajaran dengan menghadirkan guru tamu dari mitra kerja (praktisi, dudika, orang tua dan sebagainya)     
  • b. Mengembangkan pembelajaran kolaboratif lintas mata pelajaran berbasis project     
  • c. Meningkatkan pemanfaatan digital dalam pembelajaran dan kegiatan sekolah     
  • d. Menyelenggarakan ujian sertifikasi keahlian berstandar BNSP.                 

 

5. Terwujudnya pembelajaran berbasis teaching factory dan berbudaya kerja industri

Cara mewujudkan:     

  • a. Menerapkan pembelajaran berbasis teaching factory dan melengkapi sarana prasarana yang sesuai standar industri.     
  • b. Melaksanakan pembelajaran berbasis projek dan menghasilkan produk yang kreatif, inovatif, serta layak jual.     
  • c. Mengimplementasikan budaya kerja industri Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin (5R).     

           

6. Terwujudnya kegiatan pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Cara mewujudkan:     

  • a. Melaksanakan pemetaan bakat dan minat siswa melalui tes psikologi.     
  • b. Menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan kesiswaan lainnya sesuai potensi siswa     
  • c. Menyelenggarakan layanan bimbingan karir untuk mendukung minat bekerja, melanjutkan pendidikan dan berwirausaha       

           

7. Terwujudnya lulusan yang komunikatif dan mandiri.

Cara mewujudkan:   

  • a. Mengikuti berbagai  kompetisi bidang akademik dan non akademik     
  • b. Peningkatan kompetensi bahasa asing.     
  • c. Mengembangkan pemanfaatan teknologi digital sebagai media  komunikasi dan pemasaran  produk                 

 

8. Terwujudnya  kerjasama dengan industri berskala nasional dan global.

Cara mewujudkan     

  • a. Sinkronisasi  kurikulum  berkolaborasi dengan industri dan praktisi.     
  • b. Menambah kemitraan dengan  industri nasional dan global melalui kegiatan bursa kerja     
  • c. Memperbanyak kegiatan Magang/Internship.     
  • d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas untuk memperkuat kompetensi keahlian.     

 

1. Manajemen Mutu dan Slogan SMK Negeri 1 Yogyakarta         

a. Manajemen Mutu “HEBAT”  Humanis, Efisien & Efektif, Bermartabat, Akuntabel, Terukur             

  1. Humanis dalam bersikap, artinya dalam mengambil kebijakan terhadap personil yang ada di sekolah pimpinan akan bersikap wajar dengan memandang warga sekolah sebagai manusia yang memiliki pikiran, pendapat dan harapan untuk diperlakukan sama.             
  2. Efektif efisien bekerja tepat sasaran dengan biaya yang ada.             
  3. Bermartabat, artinya memandang bahwa setiap warga sekolah patut dijunjung tinggi martabatnya dengan pengakuan dari setiap warga sekolah.             
  4. Akuntabel artinya bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sanggup mempertanggung jawabkan prestasi kerja.             
  5. Terukur artinya apa yang dilakukan dapat diketahui tahapan dan capaiannya.         

b. Slogan/Tag line “Lead you to the brightness” Secara bebas dapat diartikan membimbing dan mengarahkan ke masa depan yang lebih cerah.  

c. Slogan Etos Kerja/yel-yel

Untuk mencapai nilai unggulan tersebut, maka ditetapkan yel-yel untuk memotivasi pencapaiannya yaitu 3B (Bersatu, Berkarakter, Berkualitas) yang disimbolkan dengan gerakan tangan sebagai berikut: 

Bersatu: Menyatukan dua telapak tangan dan saling mengepal                           

Berkarakter: Dua tangan bersilang mengepalkan tangan ke dalam kepalan tangan di depan dada                       

Berkualitas: mengacungkan jempol tangan

 

 

 

 

04 Januari 2026 14:35
Administrator
10 Lihat