Profil Alumni: Mei Tiwi Rahayu

PROFIL ALUMNI

 

Mei Tiwi Rahayu

 

 Mei Tiwi Rahayu adalah alumni SMK Negeri 1 Yogyakarta yang telah sukses merintis usaha Puyuh 2 Putra. Usaha yang berdiri sejak tahun 2014 ini bergerak di bidang peternakan puyuh petelur dan melayani jual-beli telur puyuh. Perempuan kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1992 pernah mengenyam Pendidikan di SD NETRAL B Yogyakarta (1998-2004) dan SMP Negeri 12 Yogyakarta (2004-2007) sebelum menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Yogyakarta dengan kompetensi keahlian Akuntansi pada tahun 2007-2010. Usaha produk yang dilakoninya diantaranya telur puyuh mentah, telur puyuh rebus, daging puyuh fresh dari kandang, dan olahan daging puyuh. Produk-produknya ini populer terutama di wilayah Karangayar dan pernah diulas pada pojok UMKM media cetak Solopos, Jumat Kliwon, 23 Agustus 2019.

 

 

Usaha yang dikembangkan Tiwi tidak hanya Puyuh 2 Putra, namun juga Ayomi Rumah Anggrek yang berdiri tahun 2019. Bergerak di bidang pertanian/budidaya bunga anggrek dan menyediakan berbagai jenis bibit bunga anggrek dari segala usia. Usaha ini sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) Republik Indonesia untuk Teras Anggrek Mahes Orchid. (wuri)

 

 

 

Berikut adalah link media social Tiwi

https://www.facebook.com/meitiwi

http://puyuh2putra.wordpress.com/

KIAT MERAIH SUKSES BAGI SEORANG PELAJAR

Sukses  dalam hidup adalah impian semua orang. Apakah kita sudah merasa sukses dalam hidup ini? Mari kita lihat bersama apakah kita sudah mencapai kesuksesan dalam hidup ini. Mungkin dari kita ada yang merasa, bahwa hasil yang telah kita capai dalam hidup ini masih jauh dari harapan. Jadi kita merasa belum sukses dari apa yang telah kita capai saat ini. Atau mungkin, kita merasa telah gagal dalam hidup ini, dan kita merasa sangat sulit untuk mencapai kesuksesan seperti yang kita harapkan.

 

Setiap diri  pasti punya cita-cita, punya harapan, entah ingin menjadi seorang akuntan yang prefesional,  menjadi pengusaha sukses, menjadi guru professional yang inspiratif, atau cita cita lain dalam harapan kita. Atau mungkin dari kita masih ada yang belum menemukan cita cita dalam diri kita. Bagi seorang siswa usia SMA/ SMK mungkin belum memiliki cita-cita yang pasti untuk menemukan langkah dalam meraih kesuksesan. Lantas bagaimana kita akan meraih sukses dalam hidup ini? Mari coba kita temukan bersama.

 

Apa yang menjadi amanah dalam diri kita saat ini, adalah sebuah potensi kesuksesan dari Allah dalam diri kita. Misalnya saja begini, seorang pelajar diterima di SMKN 1 Yogyakarta jurusan BDP. Ini adalah sebuah potensi sukses yang wajib kita syukuri. Tidak semua bisa diterima di sekolah ini, karena tidak semua yang mendaftar di sekolah kita saat ini dapat diterima. Bahkan tidak semua anak, dapat menempuh kesempatan pendidikan, karena tidak dibiayai orang tua akibat keterbatasan dana. Kunci kesuksessan adalah ikhlas, artinya kita menerima amanah dari Allah yang diberikan pada kita saat ini. Kita serahkan semua urusan dan proses kepada Allah. Kita berusaha meraih presatasi terbaik dalam belajar,  Dengan kita pasrah kepada Allah, kita akan mudah dalam belajar, mudah dalam menerima ilmu, dan kita selalu mohon kepada Allah dengan doa doa kita. Lanjutkan membaca “KIAT MERAIH SUKSES BAGI SEORANG PELAJAR”

Studio Batik Skaoneta

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)

Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Sebentar lagi SMK Negeri 1 Yogyakarta akan memiliki ruangan membatik yang cukup representative. Ruangan membatik terbagi menjadi dua pertama untuk tempat membatik dan yang kedua untuk display.

 

Membatik merupakan mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan kepada seluruh peserta didik di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Membatik ini sekaligus melestarikan budaya dan melatih kesabaran peserta didik. Untuk menghasilkan karya yang bagus perlu beberapa tahapan. Mulai dari membuat desain, menuangkan malam kepada desain, mencelup atau pewarnaan sampai dengan pengeringan.

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta sudah memiliki guru membatik sehingga interaksi dengan peserta didik bisa terjalin dengan baik. Peserta Didik juga telah menghasilkan beberapa karya hasil membatik nya. Nah manajemen sekolah tergugah untuk memberi fasilitas yang baik agar proses kegiatan belajar mengajar membatik semakin nyaman, maka terwujudlah studio membatik.

 

Studio membatik ini memanfaatkan ruangan yang ada hanya diberi sentuhan sedikit sehingga tampak semakin nyaman. Sentuhan pada interior dalam yang lebih bagus dan tempat display yang menarik.

 

Semoga dengan telah memiliki ruangan membatik yang representative, kelak ketika anak masuk kembali ke sekolah ruangan ini bisa memfasilitasi peserta didik untuk menghasilkan karya-karya yang bagus sekaligus sebagai pelestarian budaya. Penasaran dengan studio batik SMK Negeri 1 Yogyakarta?? Boleh deh ke sini sambil bermusik ria soalnya studio batik ini sangat berdekatan dengan studio musik Skaoneta, asyik kan.

 

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.

 

Yogyakarta 5 Maret 2021 pukul 5.29 WIB.

Kagiman

 

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)

Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Wagiman adalah sebuah nama yang tidak asing lagi bagi yang berasal dari Jawa. Tetapi ketika W diganti dengan K, jadilah Kagiman. Kagiman bukan sembarang nama, akan tetapi merupakan singkatan dari Kepala Gila Taman.

 

Itulah guys candaan dari Ibu Luh Komang, pengawas pembina SMK Negeri 1 Yogyakarta saat bersama saya secara spontan menanggapi perkembangan SMK Negeri 1 Yogyakarta. Beliau sangat respek dan suka terhadap perkembangan “tamanisasi” yang ada di sekolah binaannya. Beliau selalu support untuk kemajuan SMK Negeri 1 Yogyakarta.

 

Ya Kagiman.. boleh deh istilah ini di populerkan agar semua sekolah yang di DIY mempunyai taman yang super bagus untuk menambah keindahan dan kenyamanan di lingkungan sekolahnya masing-masing. Perlu banyak Kagiman – Kagiman sehingga semua warga sekolah jadi gila taman semua jadilah Gerwagiman, Gerakan Warga Gila Taman.

Lanjutkan membaca “Kagiman”

Belajar dari Pohon Pisang

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Pernahkah kita mengamati pertumbuhan pohon pisang di sekitar Anda?? Bahkan mungkin kebun yang anda miliki?? Coba sekali lagi perhatikan secara detail proses pertumbuhan pohon pisang sampai dia berbuah dan siap untuk dipanen.

 

Paling tidak ada dua pelajaran yang sangat berharga untuk kehidupan dari pohon pisang, yaitu :

1. Setelah dia berbuah dan menghasilkan buah yang bagus maka dirinya rela untuk mati. Sungguh pengorbanan yang luar biasa dari induk pisang dia rela mati demi untuk menghasilkan buah yang siap dinikmati oleh tuannya.

 

2. Di sekitar induk pisang tumbuh tunas tunas muda untuk melanjutkan hidudnya. Ini juga pelajaran yang sangat berharga pentingnya regenerasi supaya hidup ini tetap berlanjut. artinya eksistensi pohon pisang tetap berlanjut cukup beranak-pinak di sekitarnya meskipun akhirnya meninggalkan anak-anaknya demi menghasilkan buah yang siap dipanen oleh yang merawatnya.

Lanjutkan membaca “Belajar dari Pohon Pisang”

Tiket

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Zaman telah berubah mengikuti perkembangan teknologi. Dulu kita mengenal kartu pos yang begitu ramai saat menjelang lebaran untuk memberi ucapan kepada koleganya, tetapi saat ini cukup digantikan dengan WhatsApp. Bisnis kartu pos pun berkurang jauh bahkan bisa dikatakan tinggal kenangan. Ya teknologi merubah segalanya.

Saat pandemi Corona hampir setahun ini melanda dunia telah merubah tatanan sosial yang telah ada. Dulu kalau bertemu dengan teman kalau tidak salaman belum mantap, saat ini disuruh untuk menjaga jarak.

 

Di sisi lain dengan perkembangan teknologi manusia bisa mempercepat pekerjaannya melampaui apa yang diharapkan akan tetapi pada hal yang lain dampak dari teknologi penyebaran virus bisa begitu masif yang berakibat fatal pada kematian manusia itu sendiri.

 

Ya kematian.. setiap makhluk yang hidup pasti mati termasuk manusia. Rahasia kematian seperti apa, kapan terjadinya, dimana tidak ada yang tahu kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Tetapi yang pasti semua manusia punya tiket menuju keabadian.

 

Tiketnya mau dipakai kapan, dengan cara apa, dan di mana, itu semua rahasia Illahi. Kewajiban manusia untuk mempersiapkan sebaik-baiknya. Bukankah kepastian itu hanya ada tiga yang pertama adalah kelahiran, yang kedua kematian dan yang ketiga adalah dibangkitkan hidup kembali.

Kita hanya bisa berharap dan berdoa semoga kelak di kemudian hari saatnya tiket tersebut dipakai dalam keadaan Husnul Khotimah. Aamiin

 

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.

Yogyakarta 23 Februari 2021 pukul 5.43 WIB.

Waktu Begitu Cepat

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Pernahkah anda merasakan waktu begitu cepat berlalu atau sebaliknya waktu begitu lama?? Kalau bisa merasakan seperti itu berarti masih normal. Padahal kalau kita tengok waktu dari hari ke hari, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun sebenarnya adalah sama bila ditinjau dari kuantitas. Akan tetapi bila ditinjau dari kualitas itulah yang membedakan antara manusia satu dengan manusia lain.

 

Persoalan kualitas pemanfaatan waktu dengan sebaik-baiknya inilah yang seharusnya kita tingkatkan dari masa ke masa. Jangan sampai kita tergilas oleh waktu, tetapi waktulah yang harus kita kendalikan diisi dengan berbagai macam kegiatan yang bermanfaat. Bukankah manusia itu diciptakan oleh Allah subhanahu ta’ala untuk berlomba-lomba dalam kebaikan??

 

Aspek kebaikan banyak cabangnya yang mestinya bisa kita kerjakan. Apapun profesi kita selayaknya tetap mengoptimalkan waktu dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita merasa waktu itu begitu lama berlalu begitu saja. Setiap detik waktu sangat berharga. Sehingga dalam ajaran agama pun waktu itu bisa dibagi menjadi 3, sepertiga untuk tidur / istirahat, sepertiga untuk kerja, dan sepertiga lagi untuk beribadah dalam arti khusus. Dalam arti yang luas apapun yang kita kerjakan itu semua bernilai ibadah.

 

Semoga di hari – hari ini dan selanjutnya kita lebih bisa menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita mendapat sebutan sebagai manusia yang merugi karena lalai dalam memanage waktu . Selamat bergulat dengan waktu semoga kitalah jadi pemenangnya. Aamiin

 

Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.

 

Yogyakarta 25 Februari 2021 pukul 5.29 WIB .

Taman Skaoneta Teman Inspirasi Bersama

 

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)

Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Apa sih fungsi taman dinding?? Mengapa perlu ada taman dinding di sekolah?? Tanaman apa saja yang cocok ditanam di taman dinding?? Kenapa juga taman dinding perlu dikasih suara air yang gemericik??

 

Begitulah sederet pertanyaan yang menggoda di pikiran saya?? Apalagi sekolah itu berada di perkotaan perlu dibuat taman buatan untuk mempercantik lingkungan sekolah sehingga lingkungan sekolah tersebut bisa dinikmati setiap hari oleh warganya.

 

Alhamdulillahirobbilalamin di SMK Negeri 1 Yogyakarta telah dibuat beberapa taman baik di halaman luar maupun di halaman dalam sekolah. Khusus taman dinfing yang berada di halaman luar sekolah berdekatan dengan pintu gerbang sekolah menambah pesona tersendiri. Apalagi di tahun 2021 taman tersebut kita tambahin dengan kanopi dengan atap paranet dan bunga – bunga Anggrek yang sangat sedap dipandang oleh mata.

Lanjutkan membaca “Taman Skaoneta Teman Inspirasi Bersama”

Pentingnya Interaksi Sosial

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)

Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan berbudaya

 

 

Hampir setahun peserta didik SMK Negeri 1 Yogyakarta melakukan kegiatan belajar mengajar dengan daring. Artinya hampir setahun pandemi covid 19 ini dirasakan oleh seluruh warga sekolah termasuk SMK Negeri 1 Yogyakarta. Berbagai usaha telah dilaksanakan untuk mencegah atau memperlambat perkembangan covid 19, mulai dari rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan lain sebagainya. semoga dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan usaha yang terus-menerus covid 19 bisa musnah dari bumi Indonesia. Aamiin

 

Ada yang kurang memang dari pembelajaran daring, terutama fungsi untuk mendidik peserta didik. Kalau dari sisi pengetahuan mungkin tidak begitu terasa akan tetapi dari sisi pendidikan dalam arti karakter itu sungguh sangat terasa. Pendidikan tidak semata-mata transfer ilmu tetapi lebih dari itu artinya ada proses transfer keteladanan. Nah inilah yang tidak tergantikan oleh teknologi apapun sentuhan langsung kasih sayang guru terhadap siswanya masih sangat dibutuhkan.

 

Ehm setahun hampir berlalu, aneka macam inovasi telah dilakukan oleh sang guru untuk menyapa para peserta didiknya agar tidak bosan. Guru dipaksa untuk selalu inovatif dan kreatif dalam pembelajaran. Guru saat ini harus pandai memanfaatkan sumber belajar yang ada, di kemas sedemikian rupa menjadi sesuatu yang menarik. Guru saat ini identik dengan guru serba bisa. Suka atau tidak suka guru harus pandai memanfaatkan teknologi informasi agar tetap bisa menyapa siswanya. Tepatlah bila fungsi teknologi itu memang untuk mendekatkan yang jauh menjadi lebih dekat.

Lanjutkan membaca “Pentingnya Interaksi Sosial”

Semua Jadi Guru

 

SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter,  berakhlak dan berbudaya

Siapa sih yang tidak mengenal guru?? Pasti semua orang pernah berhubungan dengan guru, apakah guru informal maupun formal.

 

Guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru (Jawa). Setiap perkataannya mengandung makna  untuk kebaikan anak didiknya. Begitu juga seorang guru harus memberi keteladanan yang baik kepada semua yang dekat dengannya apakah itu masyarakat, keluarga maupun anak didiknya.

 

 

 

Ya keteladanan itu sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Tidak cukup kata-kata verbal tetapi membutuhkan contoh nyata. Bahkan kalau kita tengok lebih jauh metode keteladanan inilah yang sangat penting dibandingkan dengan metode-metode yang lain. Jangan sampai guru mendapat sebutan jarkoni (iso ujar ora iso nglakoni) hanya bisa berkata tetapi tidak bisa menjalankan apa yang dikatakan. Guru model seperti ini dipastikan tidak mendapat tempat dihati peserta didik.

 

Perkataan guru bisa diibaratkan ‘Sabdo pendita  ratu”. Apa yang menjadi kehendak / perkataan menjadi kenyataan. Tentu guru yang semacam ini membutuhkan proses yang cukup panjang tidak bisa instan tetapi harus dilatih secara terus-menerus. menjaga integritas diri secara berkesinambungan, tidak cacat moral, dan dekat dengan yang maha kuasa.

 

 

 

 

Guru di zaman now disamping pintar dan cerdas harus memiliki kemampuan teknologi / IT. IT untuk menunjang keberhasilan dalam mentransfer ilmu kepada anak didiknya. Di samping itu guru harus juga  mempunyai integritas yang tinggi berpihak pada nilai-nilai kebenaran. Bila kedua kompetensi tersebut   dikuasai oleh guru maka mengajar akan lebih mudah, mendidik juga demikian tidak kalah mudahnya.

Lanjutkan membaca “Semua Jadi Guru”